Mahasiswa di Purwakarta Desak Pemerintah Bongkar Mafia Migas

Editor:

JabarEkspres.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Purwakarta menyampaikan empat tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Jl. Pramuka, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Rabu, 7 September 2022.

Keempat tuntutan tersebut adalah menolak kenaikan harga BBM, berantas mafia migas, menuntut stabilitas harga sembako, dan menuntut ketersediaan BBM.

Koordinator Aksi, Didin Wahidin menyebutkan, aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan pemerintah menaikkan harga BBM yang berpotensi besar semakin menyengsarakan rakyat.

“Kenaikan BBM dan pencabutan BBM subsidi serta kenaikan tarif listrik jelas meresahkan masyarakat. Terlebih saat ini masyarakat tengah bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19,” kata Didin kepada wartawan.

Kenaikan ini, sambungnya, tentu akan sangat berdampak bagi semua lapisan masyarakat.

Karena, setiap kenaikan harga BBM pasti akan ikut mendongkrak naiknya harga kebutuhan pokok sehari-hari.

“Selain itu, para ahli memprediksi kenaikan harga BBM ini akan menyebabkan inflasi 6-8 persen. Tak hanya itu, sektor UMKM pun merasakan dampaknya, bahkan berisiko bangkrut. Juga banyak pengguna kendaraan umum yang mengeluhkan tentang kenaikan harga BBM,” ujar Didin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.