Isu LGBT Mencuat Jadi Salah Satu Motif Pembunuhan Brigadir Joshua, Kok Bisa?

Brigadir J Diduga Tidak Punya Senjata Api Laras Pendek, Lalu Kenapa Dituduh Menembak?
Hasil autopsi dubur dan keamin Brigadir Joshua akan menentukan apakan ada motif LGBT yang melatari Ferdy Sambo melakukan pembunuhan.(ist)
0 Komentar

Hotman lantas mengaitkan ada hubungan asmara jika memang ada konten dewasa.

Kamaruddin kemudian memberikan jawaban menohok di hadapan Hotman Paris.

“Ini motivasinya dendam, dendam dari pada pelaku ke almarhum,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

Pada tanggal 21 Juni, tutur Kamaruddin ada ancaman yang membuat Brigadir J mengadu kepada kekasihnya, Vera Simanjuntak.

Baca Juga:Habib Bahar Divonis Kurungan 6 bulan 15 hariPromo Pesta Merdeka Burger King, Harga Spesial Rp17.845

“Mengadu pada kekasih, menangis-nangis, meminta perpisahan, meminta maaf, meminta supaya dicarikan pria lain untuk menikahi,” lanjutnya.

Menurut Kamaruddin ancaman tersebut dilakukan oleh skuad lama.

“Motivasinya itu 2 motivasi, skuad lama itu iri hati kepada almarhum karena anak ini lebih disayang,” ungkap Kamruddin.

“Kemudian, ada dugaan yang disebut tadi, yang diduga pelakunya si bapak, dugaan ada perempuan yang diisukan cantik-cantik itu” sambungnya.

Soal perempuan cantik itu terbongkar ketiak Putri Candrawathi sempat menanyakan ke Brigadir J tentang keberadaan Ferdy Sambo.

“Bapak kemana? kenapa tidak pulang dan seterusnya,” jelas Kamaruddin.

“Diduga almarhum (Brigadir J) memberitahu, bapak pergi kesana makanya tidak pulang, disebutkan Ferdy Sambo di satu tempat si.. nona si cantik,” ungkapnya.

Dugaan Kamaruddin, akibat laporan Brigadir J, kemudian terjadi pertengkaran saat di Magelang hingga membuat Putri Candrawathi menangis.

“Akibatnya ada lagi ancaman kepada dia (Brigadir J) tapi dari para ajudan. Gara-gara ini ibu jadi sakit, kenapa ini informasi harus diberitahu kurang lebih begitu” jelasnya.

Baca Juga:Pengabdi Setan 2 Sukses Besar di Malaysia, Raup Rp15 Miliar di Penayangan Hari ke-5Mariana Ahong, Pencuri di Alfamart Mengaku Tak Hanya Curi Cokelat Tapi juga Ambil Sampo

“Kemudian si bapak ini duluan pulang, diduga untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk pembantaian atau pembunuhan ini,” tambahnya.

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat jadi korban pembunuhan berencana Ferdy Sambo bersama Bharada E dan Bripka RR serta Kuwat Ma’aruf sopir istrinya, Putri Candrawathi.

Sebelumnya Ferdy Sambo mengakui merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J karena korban telah melukai harkat dan martabat Putri Candrawathi di Magelang.

Rupanya, alasan ini diduga merupakan alibi Ferdy Sambo untuk kesekian kalinya sehingga tim penyidik menghentikan penyelidikan laporan pelecehan yang awalnya dilaporkan ibu Putri ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Justru kini motif dari kasus pembunuhan Brigadir J menjadi absurd. Ferdy Sambo masih menyimpan dalam-dalam, seolah-olah masih ada rahasia besar.

0 Komentar