Khutbah Jumat Khusus Bulan Muharram 1444 H, Terbaru 2022

Jabareskpres.com- Dalam hitungan hari umat Islam seluruh dunia akan memasuki bulan Muharram dan akan merayakan Tahun Baru Islam yang ke 1444 H. Bagi Anda yang sedang mencari contoh khutbah Jumat Mengenai bulan Muharram, berikut contohnya.

Pada khutbah Jumat kali ini, khotib akan membawan materi khutbah Jumat mengenai Menempa Kepribadian Bangsa di Bulan Muharram.

Khutbah Jumat ini dikutip langsung dari website nu.or.id.

Di bawah ini merupakan contoh khutbah Jumat tentang bulan Muharram dan menyambut tahun baru Islam.khutbah jumat nu online,

Khutbah Jumat I

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي امْتَنَّ عَلَى الْعِبَادِ بِأَنْ يَجْعَلَ فِي كُلِّ زَمَانِ فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ بَقَايَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ، يَدْعُونَ مَنْ ضَلَّ إِلَى الْهُدَى وَيَصْبِرُونَ

مِنْهُمْ عَلَى الأَذَى، وَيُحْيُونَ بِكِتَابِ اللَّهِ أَهْلَ الْعَمَى، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا وَصَبِيًّا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ إِسْلاَمَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوْا شَيْئًا فَرِيًّا، أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِىي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى:أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ . وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مّمّن دَعَآ إِلَى اللّهِ وَعَمِلَ صَالِحاً وَقَالَ إِنّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Sudah 14 abad lebih bilangan tahun Hijriah telah berlalu. Jika setiap perayaan tahun baru memberikan makna bagi umat Islam, tentu sudah banyak bekas goresan yang mewarnai kepribadian kita, baik sebagai umat beragama maupun sebagai bangsa Indonesia.

Muharram kaya akan fadilah yang penting untuk dihayati. Banyak amalan ibadah di sekitar bulan Muharram yang mengandung pesan psikologi kepribadian yang positif dan konstruktif. Allah ﷻ berfirman dalam QS At-Taubah ayat 36:

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (mulia). Itulah (ketetapan) agama yang lurus.”

“Ketahuilah bahwa dimuliakannya sejumlah waktu dan tempat tertentu merupakan kehendak dimuliakannya manusia, melalui perbuatan-perbuatan baik dan akhlak mulia yang mereka lakukan.”

 

Maka pantaslah, Syekh Ibnu al-Jauzi dalam kitab at-Tabshîrah juz 2 halaman 6 menjelaskan, bahwa bulan Muharram adalah bulan yang mulia derajatnya.

Pada bulan ini Allah ﷻ mengharamkan adanya peperangan dan konflik. Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Tafsir al-Fakhrir Razi juz 16 halaman 53 menjelaskan bahwa setiap perbuatan maksiat di bulan haram akan mendapat siksa yang lebih dahsyat, dan begitu pula sebaliknya, perilaku ibadah kepada Allah akan dilipatgandakan pahalanya.

Beliau menyatakan:

وَمَعْنَى الْحَرَمِ: أَنّ الْمَعْصِيَةَ فِيْهَا أَشَدُّ عِقَاباً ، وَالطَّاعَةُ فِيْهَا أَكْثَرُ ثَوَاباً

“Maksud dari haram adalah sesungguhnya kemaksiatan di bulan-bulan itu memperoleh siksa yang lebih berat dan ketaatan di bulan-bulan tersebut akan mendapat pahala yang lebih banyak.”

Selanjutnya, Syekh Ibnu al-Jauzi dalam kitab at-Tabshîrah juz 2 halaman 6 memberikan kesimpulan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang mulia.

Bulan Muharram adalah musim kebaikan, momen yang baik untuk melakukan perdamaian, momen yang baik untuk meningkatkan amal, sedekah, menyantuni anak yatim, dan menolong mereka yang membutuhkan.

Bulan Muharram sebagai bulan awal tahun baru Hijriah menjadi momen yang terbaik untuk melakukan hijrah, hijrah dari sifat yang tercela menuju sifat yang terpuji.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Secara teologis bulan Muharram adalah bulan mulia yang mendatangkan pahala yang berlipatganda.

Sedangkan secara psikologis, pada bulan Muharram ini kita dianjurkan untuk melakukan perbuatan – perbuatan mulia dan dilarang melakukan perbuatan-perbuatan haram lagi tercela. Keutamaan bulan Muharram ini bisa dijadikan sarana untuk menempah kepribadian bangsa Indonesia di tengah bencana moral.

Bila amalan-amalan bulan ini disambut dengan Iman, Islam dan Ihsan secara terpadu, maka akan menghasilkan pribadi-pribadi yang mulia. Bagaimana tidak? Pada bulan Muharram ini kita harus meneladani sejarah hijrah Nabi Muhammad ﷺ yang melahirkan peradaban dan periode keemasan di Madinah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.