JABAR EKSPRES – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat resmi dimulai. Di tengah proses penerimaan siswa tersebut, muncul fenomena menarik di Kota Bandung. SMAN 28 Bandung yang belum memiliki bangunan sekolah permanen sudah membuka pendaftaran dan siap menerima ratusan siswa baru.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Barat, SMAN 28 Bandung menjadi salah satu Unit Sekolah Baru (USB) yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026. Sekolah tersebut direncanakan menerima sebanyak 216 siswa dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
Namun, hingga saat ini pembangunan fisik sekolah belum dimulai.
Pantauan di lokasi, Senin (8/6), lahan yang diproyeksikan menjadi lokasi SMAN 28 Bandung berada di Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, tepat di kawasan depan Sport Arcamanik.
Baca Juga:Anggaran Belum Masuk, 85 Dapur MBG di Tasikmalaya Berhenti BeroperasiBTN Karawang Perkuat Akses Pembiayaan UMKM Biar Usaha Makin Cuan
Di area tersebut baru terpasang plang bertuliskan “SMA Negeri 28 Kota Bandung” yang berdampingan dengan papan penanda aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, lahan yang akan dibangun sekolah masih berupa tanah kosong. Sebagian area dimanfaatkan warga untuk berjualan tanaman hias, sedangkan beberapa petak lainnya digunakan sebagai sarana aktivitas masyarakat, seperti lapangan sepak bola dan voli.
Meski belum memiliki gedung sendiri, proses pembelajaran bagi siswa yang diterima nantinya tetap akan berjalan. Dinas Pendidikan Jawa Barat menyiapkan skema sementara dengan menempatkan kegiatan belajar mengajar di SMAN 23 Bandung hingga pembangunan sekolah selesai.
SMAN 28 Bandung merupakan satu dari 13 Unit Sekolah Baru tingkat SMA yang dibuka Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada pelaksanaan SPMB 2026. Selain SMAN 28, Kota Bandung juga mendapat tambahan USB melalui pembukaan SMAN 29 Bandung.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, berharap pembangunan USB SMAN 28 itu bisa tuntas tepat waktu. Karena memang semangatnya adalah untuk menampung kebutuhan masyarakat terhadap sekolah. Utamanya yang berada di blank spot. “Semoga tak terlalu lama ya (pembangunannya.red),” katanya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), pembangunan SMAN 28 Bandung mendapat alokasi anggaran sebesar Rp7,05 miliar melalui satuan kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat.
Keberadaan sekolah baru ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan siswa di sekolah negeri sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kota Bandung.(Son)
