Lewat BCKS, Cimahi Targetkan Kepala Sekolah Berkompeten dan Berintegritas

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat Memberikan Sambutan dalam Program Pelatihan dan Pendidikan Bakal Calon Kepala
Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat Memberikan Sambutan dalam Program Pelatihan dan Pendidikan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi kembali menunjukkan perhatian besar pada sektor pendidikan. Salah satu langkah yang ditempuh ialah melalui program Pelatihan dan Pendidikan Bakal Calon Kepala Sekolah atau BCKS, yang disiapkan untuk melahirkan pemimpin sekolah dengan kompetensi yang mumpuni.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan, para peserta yang berasal dari sejumlah sekolah di Kota Cimahi dinilai sebagai tenaga pendidik pilihan yang diproyeksikan menjadi calon pemimpin satuan pendidikan ke depan.

Selama pelatihan, para peserta dibekali tiga kemampuan utama, yakni kepemimpinan, manajerial, dan pengembangan sekolah.

Baca Juga:Anggaran Belum Masuk, 85 Dapur MBG di Tasikmalaya Berhenti BeroperasiBTN Karawang Perkuat Akses Pembiayaan UMKM Biar Usaha Makin Cuan

Menurut Ngatiyana, bekal itu penting agar para calon kepala sekolah tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga mampu memimpin perubahan di lingkungan pendidikan.

“Tujuannya jelas, agar ke depan pendidikan di Cimahi semakin berkualitas,” kata Ngatiyana, Rabu (10/6/26)

Ia menegaskan, kepala sekolah memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar mengurus administrasi. Kepala sekolah, menurut dia, adalah pemimpin pembelajaran yang berperan sebagai penggerak utama perubahan di sekolah.

“Melalui program BCKS ini, Pemkot Cimahi ingin memastikan calon kepala sekolah tidak hanya paham regulasi. Tapi juga mampu menginspirasi guru, berinovasi dalam metode pembelajaran, serta berani membawa perubahan positif bagi siswa dan lingkungannya,” ujarnya.

Ngatiyana berharap program tersebut dapat melahirkan kepala sekolah yang profesional dan berintegritas. Sosok yang tidak hanya cakap mengelola sekolah, tetapi juga memiliki visi jauh ke depan dalam memajukan pendidikan.

Dia juga menyinggung tantangan pendidikan yang kian kompleks, mulai dari penyesuaian terhadap teknologi, implementasi kurikulum merdeka, hingga penguatan karakter siswa.

“Karena itu, kepala sekolah masa depan harus siap menjawab setiap tantangan dengan solusi yang tepat,” tandasnya (Mong)

0 Komentar