Diduga Ada Ancaman Pembunuhan pada Brigadir J Sebelum Kematiannya

Editor:

Saking beratnya, Johua sampai curhat kepada ibunya soal ancaman pembunuhan tersebut.

“Baik lewat telepon maupun WA. Sampai sehari sebelum kematiannya Yosua masih menelepon Sang ibu,” tutur Dahlan.

Disebutkan pula komunikasi terakhir Brigadir Joshua dengan ibunya, Rosti Simanjuntak.

“Bahkan jam 10.58 tanggal 8 Juli itu Yosua masih menelepon ibunya dari Magelang. Di telepon terakhir itu Yosua mengatakan segera berangkat,” ungkapnya.

Joshua juga meminta ibunya agar tidak menghubungi selama perjalanan dari Magelang ke Jakarta.

“Dari Magelang ke Jakarta. Jangan dihubungi. Kalau sang ibu mau menghubungi setelah tujuh jam kemudian saja,” lanjutnya.

Disebutkan, bahwa komunikasi terakhir itu, Joshua juga menyinggung soal rencana kepergian Irjen Pol Ferdy Sambo ke Balige.

“Saya akan minta izin bapak untuk bisa ikut ke Balige,” ujar Yosua seperti ditirukan pengacara.

Komunikasi terakhir dengan sang ibu itu terjadi saat keluarga berada di Balige. Yakni ke makam kakek-nenek Yosua dari pihak ibu.

Dari Balige mereka menuju Padang Sidempuan. Perjalanan 6 jam. Ke makam kakek-nenek Yosua dari pihak ayah.

“Di Padang Sidempuanlah mereka menerima kabar Yosua tewas,” tandas Dahlan Iskan. (pojoksatu-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.