Tingkatkan Promosi Wisata, Aparatur Desa Cisaat dibekali Kemampuan Bahasa Jerman

JABARESKRPES.COM – Pengembangan desa wisata edukasi saat ini sudah menunjukkan eksistensinya. Tempat wisata tidak hanya menghasilkan profit saja melainkan juga memiliki unsur edukasi bagi pengunjungnya. Salah satu wilayah yang saat ini sedang mengembangkan konsep desa wisata edukasi yaitu Desa Cisaat, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang.

Bertempat di Aula Balai Desa Cisaat telah dilaksanakan pelatihan kemampuan Bahasa Jerman bagi warga dan aparatur desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari sejak 17 sampai 19 Juli 2022.

Kepala desa Cisaat, Suryana menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Jakarta Fauzan Adhima, yang telah membantu menguatkan kompetensi warga melalui pelatihan Bahasa Jerman.

“Bahasa Jerman merupakan Bahasa Eropa yang patut juga masyarakat kuasai selain Bahasa Inggris. Kegiatan ini bertujuan agar aparatur Desa Cisaat memiliki kompetensi bahasa asing yang baik sehingga siap memerima kedatangan wisatawan dari Jerman. Selain itu juga kompetensi bahasa Jerman yang dimiliki warga nantinya akan dimaksimalkan untuk memperluas jaringan dan informasi wisata desa kepada dunia, khususnya negara Jerman melalui sosial media”, ujarnya.

Pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi salah satu wujud dari tridharma perguruan tinggi yang dilakukan Fauzan Adhima,

Selaku instruktur pelatihan bahasa pada kegiatan ini, Fauzan juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada warga desa Cisaat. Warga dinilainya sangat antusias dalam mengikuti pelatihan bahasa Jerman.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini aparatur warga Cisaat memiliki pengetahuan bahasa Jerman yang dapat digunakan sebagai sarana promosi wisata ke mancanegara” Ucapnya.

Materi bahasa jerman yang disampaikan yaitu mulai dari ujaran-ujaran salam, perkenalan diri, menulis kalimat sederhana, mengenal angka sampai pada dialog dan percakapan singkat tentang tema tertentu dalam bahasa Jerman. Selain pengenalan bahasa Jerman, peserta pelatihan juga dibekali dengan pengetahuan budaya Jerman. (*)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan