Kemacetan Abadi Cimareme, Antara Industri dan Premanisme

Kemacetan Abadi Cimareme, Antara Industri dan Premanisme
Penulis : Angga Sukma Dhaniswara
0 Komentar

Kehadiran terminal tipe C Cimareme juga sudah seharusnya dioptimalkan, agar angkot dapat ngetem di tempat yang sudah disediakan. Mengingat saat ini terminal tersebut beralih fungsi menjadi tempat berjualan makanan. Setidaknya naturalisasi peran terminal ini dapat mengurangi efek kemacetan setiap hari seperti yang dirasakan Ujang.

Selain itu, sudah seyogianya terdapat pengaturan jam malam untuk kendaraan besar yang melintas, agar terdapat keseimbangan arus lalu lintas khususnya ketika peak hour seperti jam masuk sekolah atau jam bubar karyawan pabrik di kawasan industri. Penataan jam ini diharapkan mampu menekan stres dan kondisi emosional para pengguna jalan, sehingga anak sekolah seperti Ujang dapat belajar dengan nyaman.

Great power comes great responsibility. Sudah selayaknya para pemangku kepentingan menjamin anak-anak seperti Ujang untuk keberlangsungan di masa depan.

0 Komentar