Survei IDM Elektabilitas Airlangga Melejit dengan Hasil 27,9 Persen

JAKARTA – Berdasarkan hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM), Ketua Umum Airlangga Hartarto memperoleh urutan pertama dengan tingkat pemilihan sebesar 27,9 persen.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring Fahmi Hafel dalam keterangan rilisnya mengatakan, survei dilakukan dengan melibatkan 2.100 responden.

Survei IDM juga membuat perbandingan terhadap nama-nama Calon Presiden (Capres), di antaranya Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Anies Baswedan, Khofifah Indar Parawangsa.

Hasilnya Nama Airlangga Hartarto unggul di antara nama-nama itu. Bahkan diposisi kedua ditempati oleh Ganjar Pranowo dengan hasil  12,2 persen.

‘’Sedangkan untuk Puan Maharani hanya 8,4 persen, disusul Khofifah Indar Parawansa  dengan hasil 7,4 persen dan Anies Baswedan 6,4 persen.

Selain nama-nama itu, ada nama La Nyalla Mataliti dengan 3,8 persen. Sementara Ketua PKB Muhaimin Iskandar 3,2 persen.

Akan tetapi, nama Sandiaga Uno yang sempat nyapres berpasangan dengan Prabowo Subianto memperoleh hasil elektabilitas hanya 2,1 persen. Disusul Menteri BUMN Erick Thohir  yang mendapatkan 1,2 persen.

Fahmi menilai, salah satu factor dari tingginya elektabilitas Airlangga Hartarto adalah didukung oleh tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Airlangga yang menjabat sebagai Menko Perekonomian.

‘’Tingkat kepuasannya mencapai 87,9 persen terhadap kinerja perekonomian nasional,’’ujarnya.

Untuk pemulihan Ekonomi Nasional dan penanggulangan Covid-19, masyarakat menilai sangat puas dengan kinerja Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto berhasil membawa perekonomian Indonesia bangkit dari keterpurukan dengan memperoleh peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Airlangga juga merupakan tokoh sipil yang paling siap maju di pilpres yang berasal dari Partai Golkar. Partai Berlambang Pohon Beringin ini menempatkan Ketua Umumnya untuk maju menjadi Capres pada 2024 nanti.

Modal kuat Airlangga lainnya adalah kekuatan di Legislatif. Dimana Partai Golkar menempati posisi kedua partai yang memiliki kursi di DPR RI setelah PDIP.

Airlangga Hartarto juga saat ini sudah membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP. Hal ini emmbuktikan bahwa kesiapan maju menjadi Capres 2024 bukan isapan jempol semata.

“Artinya sudah 99 persen kans Airlangga maju sebagai capres, Koalisi Indonesia Bersatu antara Golkar, PPP, dan PAN yang sudah lebih dari cukup untuk mengusung capres-cawapres,” ujar Fahmi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan