Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah mrupakan film layar lebar yang diangkat dari novel berjudul sama karya penulis FX Rudy Gunawan.
Film ini melibatkan para pemeran dari sinetron keluarga populer pada era 1990-an, Keluarga Cemara.
Film ini mengisahkan suka-duka kehidupan keluarga Abah (Adi Kurdi) dan Emak (Novia Kolopaking). Cucunya Abah dan Emak, yaitu Nurani (Novia Syahrani) ingin sekali ulangtahunnya dirayakan.
Baca Juga:TikTok dan PUBG Dilarang, Taliban: “Menyesatkan Pemuda Afganisthan”Cara Aman Memandikan Kucing, Agar Anabul Tak Melukai Mu!
Untuk itu Nurani, dibantu adiknya bernama Budi (Azka Dimas) yang rela berjualan gorengan keliling terminal dan keluar masuk kampung. Ibu mereka, Iis (Ceria Hade), yang buruh pabrik garmen, juga harus bekerja lembur demi mendapatkan uang tambahan.
Sementara itu dua putri Abah dan Emak lainnya, Rara (Annisa Fujianti) dan Gigi (Pudji Lestari), juga mengalami masalah. Rara cemburu terhadap tingkah suaminya, Pras (Dimas Aditya).
Sedangkan Gigi berpacaran dengan Donny (Rizky Aditya) yang masih beristri.
Di tengah berbagai masalah keluarga itu, Ceria (Cut Ashifa), anak angkat di keluarga Abah-Emak, ingin menjadi youtuber terkenal.
Ia malah mengalami berbagai masalah yang membuat miris Abah-Emak.
Puncaknya, Abah yang berniat membantu nafkah keluarga, justru mengalami kecelakaan dikarenakan penglihatan yang memburuk.
Meski begitu, berkat kesabaran Emak serta kekuatan kasih-sayang, berbagai kemelut itu berhasil diatasi keluarga Abah-Emak
Just Mom
Film Just Mom ini Diproduseri oleh Hanung Bramantyo, Film Just Mom diangkat dari novel Ibu, Doa yang Hilang karya Bagas Dwi Bawono.
Film ini menceritakan seorang ibu bernama Siti yang memiliki tiga anak, dua anak kandung dan satu anak adopsi.
Baca Juga:Model Rambut Pria yang Hits di Tahun 2022, Coba Dijamin Kece!Bravo RRQ! Juara MPL Season 9, Hadiahnya Fantastis!
Siti mengidap kanker di masa tuanya dan merasa kesepian setelah dua anak pertamanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Siti kemudian bertemu dengan ODGJ bernama Murni yang sedang hamil tua. Ia pun memutuskan untuk merawat Murni.
Namun keputusan Siti membuat anak-anaknya khawatir dan melarangnya. Kendati demikian, Siti nekat merawat Murni meskipun kondisi fisiknya semakin melemah karena penyakit kanker. Ia ditemani oleh Jalu, anak angkatnya.
