Pemain Drama “Pachinko” Jin Ha yang Terseret Kasus Pelecehan Seksual, Akhirnya Meminta Maaf

Kontroversi ini diperkirakan akan semakin berkembang karena Pachinko yang menampilkan Jin Ha adalah sebuah karya yang pemeran utamanya adalah seorang wanita Korea tua yang telah bertahan dari gejolak zaman.

Menanggapi permasalahan tersebut, Pada Sabtu (26/3) pemeran Baek Solomon ini akhirnya mengeluarkan permintaan maaf lewat situs pribadinya. Dia mengunggah pernyataan maaf dalam bahasa inggris, yang mengakui semua kesalahannya tersebut.  Berikut isi permintaan maaf Jin Ha.

Halo,

Terima kasih atas kesempatan untuk menanggapi kesalahanku di masa lalu yang sudah lama tertunda.

Kalian sangat benar. Akun Tumblr-ku “Korean Flowers in Bloom” di tahun 2011 harusnya tidak pernah dibuat sama sekali. Itu merupakan pelanggaran privasi para perempuan lansia yang tercantum dan banyak caption saya yang tidak pantas. Saya sangat menyesal atas kelakuan saya dan memohon maaf karenanya.

Saya sudah bersalah mengambil foto-foto ini 11 tahun yang lalu, dan saya bersalah telah mengunggahnya ke internet. Saya sudah lalai membiarkan foto-foto dan caption terhadap orang-orang yang tidak saya kenal ini tetap online. Kami telah meminta Tumblr untuk menghapus akun ini segera-dan telah mereka lakukan. “Korean Flowers in Bloom” sudah tidak lagi online.

Saya bersungguh-sungguh memohon maaf kepada para perempuan lansia yang saya foto. Saya juga meminta maaf kepada pembaca yang tersinggung dengan akun Tumblr ini. Kesalahan saya di tahun 2011 telah ditunjukkan oleh para pembaca yang lebih bijak daripada saya, dan untuk itu saya berterima kasih.

Terima kasih sekali lagi karena memberi saya kesempatan untuk memperbaiki masalah dari blog ini dan memberi tahu saya, ketika seharusnya hal ini sudah jelas bagi saya sejak awal. Saya akan bekerja keras untuk belajar dari kesalahan ini sehingga saya tidak akan mengulanginya di masa depan.

Salam,
Jin Ha

Jin ha juga meminta aplikasi Tumblrnya untuk menghapus semua postingannya termasuk akun pribadinya iaplikasi tersebut,  Sehingga kini postingan yang sudah 11 tahun lalu tersebut sudah tidak bisa ditemukan lagi secara online.  (rc/rit)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.