Airlangga Hartarto Mengaku Terima Aspirasi Petani Sawit Soal Perpanjangan Jabatan Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kunjungan kerja ke daerah Kandis, Kampung Libo Jaya, Siak, Provinsi Riau.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat kunjungan kerja ke daerah Kandis, Kampung Libo Jaya, Siak, Provinsi Riau.
0 Komentar

PEKANBARU – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku menerima aspirasi dari petani sawit yang ingin masa jabatan Presiden Joko Widodo diperpanjang.

Aspirasi tersebut datang dari petani daerah Kandis, Kampung Libo Jaya, Siak, Provinsi Riau, saat Menko Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja.

Airlangga Hartarto mengaku sejumlah petani menyampaikan ingin pemerintahan Presiden Jokowi terus berlanjut.

Baca Juga:Podomoro Park Bandung Terima Penghargaan Best Premium Facilities Home Resort in BandungPolres Sukabumi Berhasil Pulangkan Korban Perdagangan Manusia dari Papua

Seorang petani sawit, Sihombing dalam sesi tanya jawab bersama Menko Airlangga, menyatakan harapannya agar masa jabatan Jokowi bisa diperpanjang memimpin Indonesia.

“Harapan saya dan petani sawit lain, masa jabatan Pak Presiden Jokowi bisa diperpanjang. Sejak Beliau jadi Presiden harga sawit sangat bagus. Tapi, kalau bisa harga pupuk dikurangi. Selain itu, pembangunan jalan di daerah sini supaya cepat diperbaiki,” kata Sihombing, Kamis (24/2).

Sihombing menambahkan, kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Presiden Jokowi juga sangat membantu masyarakat. Petani sawit lain, Tolen mengaku pemerintahan periode kedua Jokowi sangat berat dilalui karena Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

Namun, dia menilai ada komitmen dari pemerintahan yang dipimpin Jokowi untuk membantu rakyat agar tidak terpuruk akibat pandemi. Salah satunya kebijakan KUR yang jumlahnya dinaikkan dari Rp 283 triliun tahun kemarin menjadi Rp 373 triliun.

“Kami melihat itu dibutuhkan komitmen yang luar biasa,” ucapnya.

Petani sawit lainnya, Edy juga menyatakan jika kondisi saat ini tidak dilakukan pemerintah sekarang di bawah Presiden Jokowi, kondisi Indonesia pasti akan terpuruk.

Menurutnya, jika pemerintahan ini diteruskan semua program dapat diselesaikan dengan baik. Edy khawatir, bergantinya pemerintahan membuat kebijakan juga akan berganti.

“Para petani meminta ingin lebih ada kesinambungan. Kalau bukan periode lain, mereka berharap bisa ditambah masa pemerintahan Jokowi sampai 2027 atau 2028 supaya petani bisa merasakan kontinuitas pembangunan,” kata Edy.

Baca Juga:Pembuat Minyak Goreng Palsu Ditangkap, Pelaku Gunakan Bahan Inibank bjb Raih Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022

Menerima aspirasi soal perpanjangan masa jabatan Presiden, Menko Airlangga menjanjikan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Presiden Jokowi langsung. Namun, dia menegaskan, tidak bisa menjawab aspirasi dari petani sawit soal perpanjangan masa jabatan presiden tersebut.

“Aspirasinya kami tangkap tentang keinginan adanya kebijakan berkelanjutan dan juga ada aspirasi kebijakan yang sama bisa terus berjalan. Tentu permintaan ini, yang menjawab bukan Menko, karena Menko tadi menjawab urusan sawit,” ujar Airlangga.

0 Komentar