Kasus Varian Omicron Merebak, Jangan Panik! Ayo Ikuti Saran Pakar

Presiden Joko widodo meninjau kesiapan fasilitas kesehatan untuk antisipasi lonjakan Kasus Varian Omicron
Presiden Joko widodo meninjau kesiapan fasilitas kesehatan untuk antisipasi lonjakan Kasus Varian Omicron
0 Komentar

Masyarakat diimbau apabila merasakan gejala, jangan ragu untuk melakukan tes, lalu begitu diketahui hasilnya positif, isolasi mandiri harus dilakukan.

Isolasi mandiri dievaluasi setiap hari, akan lebih baik untuk dilakukan petugas kesehatan melalui telemedisin.

“Pengawasan dan dukungan keluarga memang sangat penting. Setelah satu minggu dites ulang untuk memastikan sudah negatif atau belum,” terang Prof.

Baca Juga:Airlangga Hartarto Bantah Kondisi Perekonomian Indonesia TerpurukAirlangga Hartarto: Angka Kemiskinan Berangsur Turun Capai 9,71 Persen Pada 2021

Tjandra menceritakan pengalamannya menangani anggota keluarga saat isolasi mandiri. Sebagian besar pasien COVID-19 Omicron baik-baik saja.

Akan tetapi jangan abai untuk monitor pasien isolasi mandiri ini, kalau-kalau ada gejala yang lebih parah agar cepat ditangani.

Hal paling penting untuk dilakukan saat ini adalah mempercepat vaksinasi lansia di Indonesia karena cakupannya yang masih perlu diperluas lagi.

‘’Ini merupakan kelompok paling berisiko saat terinfeksi virus ini,’’kata dia.

Ada tiga upaya untuk menekan penyakit COVID-19. Sudah jelas secara ilmiah terbukti pembatasan sosial, testing dan telusur, serta vaksinasi akan efektif menekan penularan.

‘’Masyarakat harus memperketat protokol kesehatan karena varian Omicron lebih menular dari varian sebelumnya”, tegas Prof. Tjandra. (red)

0 Komentar