oleh

Jembatan Apung Cihampelas-Batujajar Ambruk, Dua Pengendara Motor Masuk ke Dalam Waduk Saguling

BANDUNG BARAT– Jembatan Apung penghubung Cihampelas-Batujajar tiba-tiba ambruk pada Minggu, (2/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres, jembatan Apung penghubung Cihampelas-Batujajar tersebut ambruk tepatnya pada bagian tengah jembatan.

Jembatan penghubung Cihampelas-Batujajar yang terbuat dari kayu itu tiba-tiba ambruk ketika beberapa kendaraan roda dua melintas di jembatan yang membentang di Waduk Saguling itu.

Dalam video yang sempat viral di Grup WhatsApps, kerusakan diduga terjadi karena kondisi badan jembatan yang terbuat dari kayu sudah lapuk dan sudah tidak sanggup lagi menahan beban.

Untuk diketahui, jembatan tersebut biasa digunakan warga sebagai jalan pintas untuk menuju wilayah perkotaan. Akibat ambruknya jembatan itu, mengakibatkan antrean kendaraan motor .

“Tadi tuh tiba tiba banyak orang yang teriak di daerah jembatan, pas saya liat ternyata ada ibu ibu yang jatuh pas lewat jembatan itu,’’ kata salah seorang warga setempat yang bernama Solihin.

Tampak warga sedang mencoba untuk mengevakuasi dua kendaraan yang masuk ke dalam air waduk Saguling.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja jembatan tersebut harus segera diperbaiki.

“Karena kesiapan dan kesigapan para warga sekitar membantu beruntung tidak ada korban ,” Terang Solihin.

Akibat kejadian ini membuat akses jalan alternatif Cihampelas dan Batujajar kini tidak bisa di lewati sementara waktu.

Berdasarkan informasi, jembatan apung tersebut baru saja dibangun pada akhir tahun 2021 lalu. Namun baru saja digunakan sudah ambruk.

Pemerintah Daerah setempat harus segera mengontrol dan memberikan solusi atas ambruknya jembatan apung ini.

“Semoga dengan kejadian ambruknya jembatan ini pemerintah daerah setempat segera merespon dan memberikan solusi terkait jalan alternatif cihampelas batujajar ini,’’Pungkas Solihin. (jab/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga