JABAR EKSPRES – Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi bersama Alam Sunda Peduli memperkuat peran sosial masyarakat melalui Tasyakur Bini’mah yang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata bagi warga yang membutuhkan.
Bertempat di Pendopo DPRD Kota Cimahi, kegiatan tersebut diisi dengan penyaluran santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa serta menjadi momentum penguatan organisasi melalui pengukuhan pengurus Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa komunitas budaya juga memiliki peran dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan antarwarga.
Baca Juga:DPRD Apresiasi Antensi Publik terhadap MBG di Kabupaten Tasikmalaya, Minta Tata Kelola DievaluasiPertamax Naik Bantu Jaga Kurs Rupiah, Benarkah?
Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, serta Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi. Namun, esensi utama kegiatan ini bukan sekadar peringatan, melainkan upaya memperkuat kepedulian sosial dan menjaga nilai-nilai budaya Sunda agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Totong Solehudin, mengapresiasi langkah yang dilakukan Paguyuban Paku Sunda bersama Alam Sunda Peduli. Menurutnya, kegiatan sosial yang melibatkan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun solidaritas dan memperkuat kearifan lokal.
“Pemerintah Kota Cimahi mengapresiasi kegiatan yang digagas Paku Sunda bersama Alam Sunda Peduli. Kegiatan sosial seperti ini memiliki nilai penting dalam memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus menjaga kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas daerah,” ujarnya, Jum’at (12/6/2026).
Totong menyampaikan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas, dunia usaha, hingga kelompok sosial.
“Ini adalah era kolaborasi. Pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat harus berjalan bersama. Ketika semua pihak bersinergi, maka manfaat yang dihasilkan akan lebih besar dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antar berbagai pihak menjadi kunci agar program sosial dapat berjalan lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi, Alit Nurzaelani, mengatakan kegiatan Tasyakur Bini’mah merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wadah mempererat hubungan antara anggota paguyuban dengan masyarakat.
