Dinkes Depok Terapkan Dua Strategi dalam Pelaksanaan BIAS

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati, ist.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati, ist.
0 Komentar

DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sedang menerapkan dua strategi dalam rangka pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati menjelaskan, dua strategi yang diterapkan ini antara lain, imunisasi akan digelar di sekolah karena pertimbangan area terbuka dan luas milik sekolah, sehingga memudahkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Lalu yang kedua, program BIAS akan digelar di Puskesmas, dengan catatan setiap sekolah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk menentukan jadwal imunisasi,” kata Umi.

Baca Juga:Kemenkes Ungkap Penyakit Komorbid yang Dominan Diderita Pasien Meninggal Covid-19Menteri Bahlil: UEA Siap Investasi Rp466 Triliun di Indonesia

Dijelaskan Umi, dasar penerapan kedua strategi pelaksanaan BIAS ini tak lain karena pertimbangan terhadap kondisi pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir.

“Strategi pemberian imunisasi untuk anak sekolah ini dengan mempertimbangkan kondisi epidemiologi Covid-19. Di samping itu, juga menyesuaikan dengan kebijakan wilayah dan satuan pendidikan,” ujarnya.

Dia menambahkan, mengingat saat ini sedang dalam situasi pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) ketat, sehingga pelaksanaan BIAS mau tidak mau harus menyesuaikan dengan seluruh regulasi yang berkaitan dengan penerapan prokes.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengatakan telah meminta kepada Puskesmas agar intens melakukan sosialisasi kepada orang tua atau wali siswa yang jadi sasaran BIAS.

“Sosialisasi tentang manfaat imunisasi, efek samping, penanganan pertama jika timbul efek samping, hingga penundaan imunisasi karena Covid-19 dan sebagainya penting untuk dilakukan,” imbuhnya.

Diketahui, BIAS sendiri merupakan salah satu bentuk kegiatan imunisasi lanjut pada anak sekolah, dengan sasarannya pada seluruh anak usia sekolah dasar atau sederajat kelas 1 dan kelas 2.

Adapun imunisasi yang diberikan berupa vaksin campak, difteri tetanus (DT), dan tetanus difteri (TD). BIAS memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak dari serangan penyakit.

Baca Juga:Aturan Baru, Layanan Perpustakaan Umum Depok Dibatasi Hanya 25 PemustakaPDJT Bogor Buka Pendaftaran Sopir Biskita Trans Pakuan

Umumnya imunisasi BIAS diselenggarakan sebanyak dua kali dalam setahun yang pelaksanaannya dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (Mg2)

0 Komentar