Pemerintah Pusat Gelontorkan 500 Juta untuk Membangun Desa Wisata

Tenaga Ahli Anggota Komisi V DPR RI Ir. Anang Susanto, Praha. (meneganakan kemeja putih)
Tenaga Ahli Anggota Komisi V DPR RI Ir. Anang Susanto, Praha. (meneganakan kemeja putih)
1 Komentar

NAGREG – Potensi pariwisata di Kabupaten Bandung tak hanya di wilayah selatan saja. Tetapi di wilayah timur Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung juga ada potensi wisata, di antaranya bekas sejarah kerajaan kendan.

Selain dengan berbagai keunikan dan keragaman potensi wisata di Desa Citaman tersebut. Hal tersebut dikatakan Tenaga Ahli Anggota Komisi V DPR RI Ir. Anang Susanto, Praha.

“Potensi wisata di Kabupaten Bandung, tak hanya di wilayah selatan saja, tetapi di wilayah timur juga ada potensi wisata yang sangat luar biasa. Khususnya di Desa Citaman. Ini juga menjadi PR Pemkab Bandung, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Nantinya, kita juga ada rapat khusus untuk membahas apa saja yang dibutuhkan Desa Citaman dalam peningkatan sarana dan prasarana,” ungkap Praha saat di konfirmasi, Minggu (24/10).

Baca Juga:Heboh! Warga Tasikmalaya Temukan Mayat Bayi di KebunSerunya Belanja di Alfamart Pakai ShopeePay, Nikmati 5 Keuntungannya!

Namun, lanjut Praha, insfratruktur yang ada di Desa Citaman tersebut tak memadai, akses jalan pun sempit menuju ke lokasi wisata tersebut. Oleh karena itu, Anggota Komisi V DPR RI Ir. Anang Susanto, telah memprogreskan, diantaranya mulai membahas master plan one family one product untuk menunjang desa wisata tersebut, dan telah menyalurkan anggaran dari Kementerian Desa sebesar Rp 500 juta.

“Meskipun destinasi wisata tersebut sangat bagus, namun insfratrukturnya kurang memadai, khusus akses jalan yang sempit menuju Desa Citaman, maka akan terus diperjuangkan dan akan disampaikan pada rapat dengar pendapat. Nanti akan bahas pelebaran jalannya kemudian jalan setapak yang selalu kita koordinasikan dengan Kementerian Desa,” ungkap Praha.

Praha mengatakan, proses pembangunan desa wisata di Desa Citaman Kecamatan Nagreg ini, sebelumnya sudah ada koordinasi sejak 2019 lalu hingga sekarang ini.

“Proses pembangunan desa wisata ini, di antaranya dari aspirasi pak Anang Susanto. dan Progresnya sudah kita lihat,” ujarnya.

Nanti untuk sarana dan prasarana penunjang lainnya, kata Praha, Komisi V DPR RI yang membawahi sejumlah mitra kerja di kementerian itu, yakni kementerian Desa, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan.

“Sarana dan prasarana yang belum dilengkapi untuk menunjang desa wisata itu, nanti kita berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Kemudian sarana MCK, sanitasi yang berbasis masyarakat untuk masyarakat di Desa Citaman. Sekaligus untuk menunjang sarana dan prasarana desa wisata tersebut,” paparnya.

1 Komentar