oleh

Jelang Musim Hujan, Pemkot Bekasi Cek Lokasi Rawan Banjir

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat melakukan pengecekan terhadap pembongkaran bangunan yang menghambat saluran air untuk mencegah banjir di dua lokasi rawan sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi musim hujan agar tidak sampai terjadi bencana banjir atau diminimalkan.

“Saat musim hujan selalu terjadi banjir di Kota Bekasi. Kami ingin mencegah banjir atau setidaknya meminimalisasi potensi banjir agar tidak separah musim sebelumnya,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono di Bekasi, Sabtu (19/9).

Baca Juga:  Camat Abra Ajak Warga Cimanggis Siasati Bencana

Tri didampingi jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi mengunjungi dua titik rawan banjir, yakni permukiman warga bantaran sungai di Kampung Tana Apit, Kecamatan Medan Satria serta Perumahan Kemang Regency.

Di lokasi pertama Tri memantau pekerjaan pembongkaran bangunan yang sudah dilakukan sejak awal bulan ini. Bangunan itu ditertibkan lantaran berdiri di atas saluran air tepi sungai.

“Bangunan-bangunan ini menghambat aliran air hingga menyebabkan musibah banjir di sekitar lokasi. Setelah kami lakukan pendekatan, warga tidak keberatan bangunannya ditertibkan,” katanya.

Baca Juga:  Bandung Raya Masuki Musim Hujan Mulai Pertengahan Oktober

Dia memastikan pekerjaan pembongkaran bangunan di atas sungai ini akan dituntaskan setelahnya pemerintah daerah menormalisasi aliran sungai.

“Setelah kita normalisasi, baru nanti kita tertibkan lagi bangunan yang berada di bantaran kali, harusnya bulan ini pembongkaran sudah selesai,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga