oleh

Animo Warga Depok untuk Vaksinasi Menurun?

DEPOK – Upaya pemerintah membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) melalui vaksinasi massal sampai kini masih terus berlanjut.

Di Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama mitra strategis lainnya terus mencoba memasifkan giat vaksinasi ini sampai ke setiap pelosok kelurahan.

Semua itu dilakukan dengan harapan target sasaran vaksinasi di Kota Depok yang jumlahnya mencapai 1,6 juta dapat terjangkau.

Di awal, kegiatan vaksinasi memang banyak masyarakat ikut berpartisipasi, terlebih ketika kasus konfirmasi positif Covid-19 sedang maraknya di Kota Petir itu.

Baca Juga:  Dinilai Tidak Relevan Lagi, Pemkot Depok Akan Revisi Data Vaksinasi Kemenkes

Nyaris, kuota vaksin yang disediakan untuk hari itu habis terpakai karena tingginya animo masyarakat yang ingin agar segera mendapatkan vaksinasi.

Tapi itu hanya di awal, belakangan gelaran vaksinasi massal yang digencarkan di setiap kecamatan hampir rata-rata tidak memenuhi target kuota per hari.

Beberapa kecamatan seperti Kecamatan Cilodong, Cimanggis, Bojongsari dan lainnya mengalami kondisi yang sama, dimana tren partisipasi masyarakat (peserta vaksin) mulai berkurang.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Depok: Vaksinasi Dosis Pertama Capai 69,58 Persen

Fakta sosiologis ini memang tidak bisa disederhanakan tanpa melihat setting sosial di belakangnya.

Beberapa kemungkinan yang menjadi pemicu turunnya tingkat partisipasi warga seperti ketidaksiapan mengikuti vaksinasi, jumlah sasaran yang mulai berkurang atau kondisi kesehatan temporal calon penerima vaksin boleh jadi merupakan alasan di balik semua itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga