oleh

Berbulan-bulan Kerja Tanpa Gaji dan Kejelasan, Pegawai Lapor ke Disnakes Minta Mediasi

BANDUNG – Tidak adanya kejelasan terkait status kerja, Eko Krismantoro pegawai PT Borsya Digital Smartindo (BDS) melaporkan aduan ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya meminta adanya mediasi dengan perusahaan tempatnya bekerja.

Eko mengaku telah dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja sejak Maret 2021, di mana hingga saat ini belum ada kejelasan terkait statusnya.

“Harapan ada tanggapan dari pihak perusahaan dan kita bisa ketemu antara saya didampingi pengacara,” ujarnya Rabu(15/9).

Eko yang kala itu menjabat sebagai direktur marketing mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan, termasuk mencoba menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan.

Dia kemudian menjelaskan pada April 2021, sekitar 6 pegawai di jajaran Manajemen perusahaan tempat ia bekerja menerima surat dari direktur PT BDS berisi pembekuan operasional. Ketika itu proses kerja dilaksanakan Work From Home (WFH).

Lantaran sudah berbulan-bulan melaksanakan WFH, Eko berupaya menanyakan ke pihak manajemen perusahaan secara langsung ke direktur IT. Hal itu karena tidak adanya kejelasan sama sekali mengenai status apakah masih WFH atau di-PHK.

“Kabarnya empat jajaran manajemen sudah kembali bekerja di BDS. Status saya (Eko Krismayanto) apakah masih bekerja atau di-PHK? Ini kan belum ada kejelasan,” katanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga