oleh

Saat Wilayah Lain Turun Level, Kabupaten Cirebon Malah Naik Jadi PPKM Level 4

CIREBON – Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjelaskan terkait dengan penyebab daerah tersebut masuk ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 sesuai Inmendagri Nomor 42/2021, karena perbedaan data kasus Covid-19.

“Selisih data menyebabkan Kabupaten Cirebon masuk lagi PPKM level 4,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni di Cirebon, Selasa (14/9).

Berdasarkan hasil asesmen Covid-19 yang dituangkan dalam Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021, katanya, Kabupaten Cirebon berada pada PPKM level 4, sedangkan pada periode sebelumnya level 3.

Baca Juga:  Super Ngebut, Kecepatan Kereta yang Lintasi Cirebon Capai 120 Km per jam

Dia menjelaskan penyebab Kabupaten Cirebon masuk PPKM level 4, data yang dimasukan mengalami perubahan, sehingga angka kematian meningkat tajam dalam sehari.

Perubahan data tersebut, membuat pencatatan pelaporan antara kabupaten dengan data provinsi maupun nasional mengalami perbedaan.

“Pada tanggal 7 Agustus kami melakukan verifikasi data kematian Covid-19 periode Januari sampai Juni 2021 dan ditemukan selisih, antara data harian yang dilaporkan manual ke provinsi dan di-‘publish‘ dalam website PUSICOVCIREBON melalui link covid19.cirebonkab.go.id setiap hari sebanyak 378 kematian,” tuturnya.

Baca Juga:  DPR Harap PPKM Bisa Diterapkan di Negara Lain

Kemudian, kata Eni, selisih kematian itu diputuskan untuk dilaporkan secara bertahap mulai 10 Agustus hingga 6 September 2021 sebanyak 203 kematian dengan rata-rata kematian harian maksimal 13 kasus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga