Soal Fenomena Bunuh Diri yang Terjadi Belakangan Ini, Begini Tanggapan Psikolog

Soal Fenomena Bunuh Diri yang Terjadi Belakangan Ini, Begini Tanggapan Psikolog
Dr Sri Maslihah
0 Komentar

kepirbadian yang terjadi sebelumnya.

“Tadi yang sekolah, yang sedang S2. Apakah masalahnya bersumber dari sekolah. Atau bisa saja masalah pribadi, ekonomi,” ungkapnya.

Artinya, harus ditelusuri juga penyebabnya apa, apakah betul stres karena pandemi.

“Tetapi mungkin dengan beban-beban perkuliahan. Apakah itu bisa memicu atau atau ada masalah lain. Gitu, kan. Masalah pribadi siapa tahu, ada masalah pribadi,” ungkapnya.

Baca Juga:Menaker Sebut Beberapa Negara Tolak TKI yang Divaksin SinovacMulai Ada Pelonggaran, Camat Cikancung Akui PPKM Level 4 Sangat Berdampak

Dia menambahkan, pada orang dewasa, bisa saja diakibatkan karena relasi interpersonal, intim dengan teman dan lawan jenis. Atau juga karena masalah dalam keluarga.

“Seperti kasus di Subang, kasus yang dialami E (44) gantung diri di ruang tengah rumahnya di kawasan Dangdeur awal Agustus lalu,” imbuhnya.

Jadi, untuk kasus kasus bunuh diri salah satunya harus dilihat dengan mewaspadai individunya. Apa yang terjadi di sekitar dia tidak terlepas dari faktor sosial, ekonomi dan sebagainya.

Namun dia menambahkan faktor sosial dan ekonomi memang tidak terlepas dari situasi pandemi.

“Jadi bila pandemi disebut pemicu? Belum tentu, karena pendemi berdampak pada banyak faktor,” ujar Sri.

“Situasi sosial sekarang ada pada situasi pandemi. Tetapi yang menyebabkan orang bunuh diri. Mungkin bukan karena pandemi. Tetapi ada hal lain yang terkait dengan pandemi,” tutupnya. (mg1/wan)

0 Komentar