Kemenkes Anggarkan Rp255,3 triliun untuk Penanganan Covid-19 pada 2022

Petugas vaksinator menyiapkan vaksinasi tenaga kesehatan. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Petugas vaksinator menyiapkan vaksinasi tenaga kesehatan. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
0 Komentar

Menurut dia, pembenahan maupun sinkronisasi data menjadi penting untuk mempercepat pencairan insentif bagi tenaga kesehatan di 2022, dengan belajar dari lambatnya penyerapan anggaran dalam setahun terakhir.

Ke depan, sejalan dengan pemerintah, Bhima memandang masyarakat akan hidup berdampingan dengan COVID-19. Namun, menurut dia, beberapa sektor perekonomian seperti pariwisata akan pulih lebih lama dari sektor lain.

“Tapi ada tren yang permanen akan naik, yakni teknologi informasi dan bidang kesehatan. Dengan kondisi tersebut pelaku usaha diharapkan agile atau cepat melakukan adaptasi sehingga penyerapan tenaga kerja nya cepat pulih,” katanya.

Baca Juga:Kemensos Aktivasi Fitur “Usul” dan “Sanggah” di Aplikasi Cek BansosDiduga Terlibat Percaloan dan Pemalsuan Data Kepemilikan Lahan Fiktif, Dua Oknum dari Kejati Diringkus

Dengan fokus penuh pada pelaksanaan anggaran di sektor kesehatan, pemerintah bisa lebih optimistis penanganan pandemi COVID-19 di 2022 bisa lebih baik dan lebih terkendali.

Melalui penanganan yang membaik dan korban positif yang turun, masyarakat bisa lebih berandai-andai kondisi dapat kembali normal, terutama kegiatan perekonomian yang terdampak parah sejak triwulan II-2020. (antara/red)

0 Komentar