CIMAHI – Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyebutkan, warga Kota Cimahi sudah 40 persen menerima dosis vaksin pertama. Kota Cimahi termasuk rangking kedua se-Jawa Barat dalam menerima dosis vaksin.
“Cimahi sudah 40 Persen vaksin sehingga mendapatkan rangking kedua se-Jawa Barat pelaksanaan vaksin di Kota Cimahi. Untuk stok Alhamdulillah masih ada,” kata Ngatiyana, Sabtu (7/8).
“Untuk stok kemarin juga menerima dari provinsi sejumlah 3.000 vial itu bisa digunakan untuk 30.000 orang. Dan ini akan dilaksanakan dari beberapa dari unsur saja bukan dari Dinkes saja,” lanjutnya.
Baca Juga:Sampah Menumpuk di Wilayah Cicalengka Bandung, Tiga Desa Saling TudingPameran Lokal Keren Jatim Road to BRILianpreneur, BRI Bangkitkan UMKM & Dorong Go Global
Ia menuturkan, beberapa dari komunitas pun butuh pengajuan untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang akan dibantu oleh pihak Dinas Kesehatan Cimahi serta tenaga kesehatan dari beberapa klinik yang sudah ditugaskan di Dinas Kesehatan Cimahi.
“Tetapi dari komunitas juga melaksanakan yang membutuhkan pengajuan pelaksanaan yang akan dibantu oleh Dinkes serta tenaga medisnya dari klink-klinik yang ditugaskan di Dinkes,” sebutnya.
Selain mendampingi beberapa komunitas yang sedang melaksanakan kegiatan vaksinasi, dia menyebut sejumlah partai pun telah melaksanakan vaksinasi di daerah.
“Bahkan dari partai-partai juga melaksanakan vaksin di daerah masing-masing,” katanya.
Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar pada Bulan Desember mendatang, jumlah warga yang sudah divaksinasi harus mencapai 70 persen, termasuk di Kota Cimahi.
“Kalau kesiapan vaksinnya saja ada, saya yakin untuk Cimahi target 70 persen se-Kota Cimahi,” ungkap Ngatiyana.
Ngatiyana memaparkan, untuk mencapai target 70 persen vaksinasi bagi warga Cimahi, hal itu bisa tercapai bergantung ketersediaan vaksin.
“Ini tergantung vaksinnya, kalau stok vaksinnya ada. Karena setiap saat ini 13 puskesmas saja kalau target 100 per-puskesmas berarti sudah 1.300 dalam satu hari,” tuturnya.
Baca Juga:Sambut Kemerdekaan, Tukang Cukur Ini Berikan Promo Khusus AgusGebyar Vaksinasi, Pelajar Jadi Prioritas Demi Lancarkan Pelaksanaan PTM
“Belum serbuan di Technopark, belum Brigif 15 Kujang, belum di SMP-SMP, belum yang ada di STIKES Unjani. Nah kalau diserbu semua itu 70 persen sampai Desember selesai. Artinya tinggal ketersediaannya saja,” sebutnya. (tan)
