Hanya 13 Anak yang Mendaftar di SDN Cireundeu

Ilustrasi: Siswa SD mengikuti PTM 100 persen. (Istimewa)
Ilustrasi: Siswa SD mengikuti PTM 100 persen. (Istimewa)
0 Komentar

CIMAHI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mengakui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Cimahi kekurangan siswa. Sebab, jumlah pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini tak sesuai target.

Seperti SDN Cibabat Mandiri 2. Awalnya sekolah tersebut menargetkan ada 3 kelas atau minimalnya ada 60 pendaftar. Namun pada kenyataannya, hanya cukup untuk dua kelas saja.

“Kemudian SDN Baros Mandiri 4 yang biasanya terisi 4 kelas, pendaftarnya hanya cukup 2 kelas,” kata Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga:Menkes: Vaksin Hibah Bukan Untuk Program Vaksin MandiriPUPR Targetkan Tol Cisumdawu Bisa Diresmikan Akhir Tahun Ini

Kemudian yang paling parah, kata Harjono, ada SDN Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan.

“Di Cireundeu itu hanya 13 yang mendaftar. Kurang dari syarat pertama kelas,” ujar Harjono.

Untuk menambah kekurangan tersebut, kata Harjono, rencananya pihaknya akan melakukan re-retribusi siswa dari sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi target. Sebab, kata dia, ada juga sekolah yang memang pendaftarnya membludak.

Sebab, kata kebijakan itu diperbolehkan berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan tahun pembelajaran 2021/ 2022.

“Dinas Pendidikan mempunyai kewenangan untuk mengatur itu. Ketika ada kuota di satu sekolah berlebih sementara sekolah lain kosong itu bisa digeser,” jelas Harjono.

Sebelumnya, Harjono mengatakan jumlah pendaftar tahun ini memang mengalami penurunan. Khusus jenjang SD ada sekitar 5.800 orang. Sementara pendaftar tahun lalu mencapai sekitar 6.000 lebih, termasuk ke sekolah swasta.

“Kemudian kapasitas SD itu sebenarnya bisa menampung sampai 8.000 orang,” terangnya.

Kepala SDN Cireundeu, Asep Homas Suhendar mengatakan, jumlah anak yang mendaftar ke sekolahnya memang menurun dari tahun ajaran sebelumnya yang mencapai 29 siswa. Sementara yang mendaftar tahun ini tak cukup untuk memenuhi kuota satu kelas pun yakni 20 siswa.

“Tahun kemari ada 29 siswa, satu kelas,” ucap Asep.

Baca Juga:Vaksinasi Massal di Karawang Akan Berlokasi di Stadion SingaperbangsaKisah Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK dan Kena Potong Gaji, Ternyata Penyidik Kasus Suap Bansos

Menurut Asep, minimnya anak yang mendaftar tahun ini dikarenakan sedikitnya anak usia sekolah di RW 10 Kelurahan Leuwigajah. Bukan karena orang tua yang menunda anaknya untuk melanjutkan sekolah.

Untuk memenuhi jumlah kuota siswa tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk memperluas zonasi. Sebab selama ini berdasarkan zona terdekat hanya RW 10 saja yang mendaftar.

0 Komentar