Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kalimulya Terbatas, PMI Diterjunkan

Petugas PMI yang diperbantukan jadi tenga kesehatan
Petugas PMI yang diperbantukan jadi tenga kesehatan
0 Komentar

DEPOK – Petugas medis di Puskesmas Kalimulya, Cilodong sempat kewalahan menangani peserta vaksinasi Covid-19.

Mengatasi hal itu, para relawan relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok akhirnya diterjunkan.

Kepala Markas PMI Kota Depok, Imron Maulana mengatakan, pihak Puskesmas mengaku kekurangan petugas medis dan meminta PMI agar bisa membantu.

Baca Juga:Tiga Kandidat Calon Sekda Kota Depok Capai Garis Finish, Siapa yang Terpilih?Pelaksanaan Kurban Harus Dibarengi Protokol Kesehatan Ketat

“Akhirnya kami terjunkan empat personel dan tiga relawan untuk membantu petugas medis di lapangan yang jumlahnya terbatas,” kata Imron.

Imron mengatakan, permintaan bantuan itu dalam rangka kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di Puskesmas Kalimulya, pada Rabu (7/7).

Menurut Imron, pihaknya turut senang saat diminta pihak Puskesmas untuk membantu tim medis di lapangan.

“Sebab, kami ingin membantu pemerintah mencapai target vaksinasi untuk warga khsusnya di Kota Depok,” bebernya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan PMI dapat mempercepat proses vaksinasi di Kota Belimbing itu.

“Semoga dengan bantuan tak seberapa dari tenaga PMI ini mampu berkontribusi dalam mempercepat vaksinasi untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, jumlah peserta yang vaksin sebanyak 300 orang. Dengan adanya tambahan personel dari PMI, kata dia, sedikit banyak meringankan tugas tenaga medis di lapangan yang sempat keteteran. (hrs/red)

 

0 Komentar