Jelang Hari Raya Iduladha 2026, Permintaan Sapi di Bandung Barat Meningkat Drastis

Petugas kesehatan hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Perikanan Bandung Barat saat memeriksa sapi kurban.
Petugas kesehatan hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Perikanan Bandung Barat saat memeriksa sapi kurban. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peternak sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai kewalahan memenuhi permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Tingginya permintaan tersebut ditandai dengan membludaknya pesanan sapi sejak awal Mei. Bahkan, sebagian besar stok sapi milik peternak sudah dipesan pembeli dari berbagai daerah sebelum memasuki puncak musim kurban.

Kondisi itu dirasakan para peternak sapi di wilayah Kecamatan Cisarua. Salah satunya peternak sapi, Entang Sukandi, warga Kampung Babakan Cinta, Desa Pasirhalang, yang tahun ini menyiapkan sekitar 300 ekor sapi kurban dengan berbagai ukuran, mulai dari kelas standar hingga sapi jumbo.

Baca Juga:Usai Mengamuk di RS, Pria Disabilitas Ditemukan Tewas Tenggelam di Situ Cikaret CibinongPertamina Perkuat Aliansi Strategis untuk Dorong Inovasi Digital di Sektor Hulu Migas

“Alhamdulillah permintaan tahun ini cukup tinggi. Dari total sekitar 300 ekor sapi yang kami siapkan, kurang lebih 240 ekor sudah dipesan. Pembeli paling banyak dari Bandung Raya, tapi ada juga dari Karawang, Bogor sampai Tasikmalaya,” ujar Entang, Senin (11/5/2026).

Menurut dia, meningkatnya permintaan juga diikuti kenaikan harga sapi kurban dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata harga sapi tahun ini mengalami kenaikan sekitar 10 persen akibat naiknya harga sapi impor di pasaran.

Saat ini, sapi ukuran standar dijual di kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta per ekor. Sementara sapi berukuran besar dengan bobot antara 750 kilogram hingga 1,5 ton dibanderol mulai Rp80 juta hingga Rp100 juta per ekor.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, kenaikannya sekitar Rp2 jutaan per ekor. Tapi meski harga naik, permintaan tetap ramai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengatakan, kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat pada Iduladha tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pihaknya memprediksi jumlah hewan kurban yang beredar di masyarakat naik sekitar dua persen. Kenaikan itu dipicu meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan tingginya minat warga untuk berkurban tahun ini.

“Permintaan hewan kurban memang mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Kami memperkirakan ada kenaikan sekitar dua persen, baik untuk sapi maupun kambing,” ujar Wiwin.

Baca Juga:Wagub Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan dan Pendampingan Hukum KorbanKemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher

Ia menjelaskan, kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat dipenuhi dari peternak lokal serta pasokan dari berbagai daerah di Indonesia untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman hingga hari raya.

0 Komentar