BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil melakukan kunjungan ke Grand Asrilia Hotel yang saat ini dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri (isoman) bagi para pasien yang terpapar Covid-19.
Dalam kunjungannya itu, Kang Emil, begitu sapaan akrabnya, ditemani Ketua DPRD Provinsi Jabar, Taufik Hidayat dan Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Nina Susana Dewi. Berdasarkan informasi yang diterima, sebanyak 512 orang dapat menjalani isoman di Grand Asrilia Hotel ini.
Menurut Emil, penggunaan hotel ini sebagai salah satu upaya mengurangi tingkat keterisian di rumah sakit yang kini sudah mencapai angka di sekitar 90 persen di provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Kasus Kematian Pithe Masuki Babak Baru, Polisi Ungkap 33 Adegan PelakuKadinkes Jabar Pastikan Kebutuhan Tabung Oksigen Terpenuhi
Dia berharap nantinya Grand Astrilia dapat menjadi tempat rujukan dari 59 rumah sakit se-Bandung Raya.
“Ini adalah pengendalian di hilir dari covid di Jabar yaitu menyediakan ruang pemulihan COVID. Jadi kita memindahkan pasien-pasien yang statusnya di zona hijau ke hotel-hotel yang kita kelola seperti di Grand Asrillia ini,” katanya di Grand Asrilia Hotel Kota Bandung, Senin (28/6).
“Nah ini akan diberlakukan di seluruh Provinsi Jabar dalam minggu-minggu ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Nina Susana Dewi menjelaskan, hotel-hotel rujukan pemerintah berfungsi untuk penanganan covid dalam konteks hilir. Sedangkan untuk mitigasi awal, dia menekankan untuk menjalani isoman di rumah saja.
“Kalau di hulu ini gerakan masyarakat yang kita inginkan, isolasi-isolasi mandiri. Kemudian kita akan menguatkan puskesmas agar pasien-pasien yang sakit itu tidak langsung ke RS , jadi di daerah nya dulu isoman dulu kemudian di puskesmas termasuk ppkm mikro di RT/RW,” paparnya.
“Kemudian di hilir kami akan memperkuat isolasinya seperti ini seperti di Grand Asrila disebutnya pusat pemulihan,” sambungnya.
Selain itu juga, pihaknya saat ini tengah melakukan penambahan jumlah tempat tidur di rumah sakit di Jawa Barat. Hal itu karena terdapat zona merah di Jabar.
Baca Juga:Belanda Gugur di Euro 2020, Matthijs de Ligt Merasa BersalahRumor Marc Klok Bakal Berlabuh, Persib Bandung, kah?
“Karena sebetulnya kalau menurut Kemenkes ketika kita masuk zona merah, tempat tidur itu bisa sampai 40% dimintanya. Kalau kita sekarang masih diantara 30-40% jadi masih ada beberapa slot yang secara transisi kita naikkan tentu tidak bisa memaksa,” tuturnya.
