oleh

Mengerikan, Sampah Plastik di Indonesia Capai 4,8 Juta Ton per Tahun

JAKARTA – The National Plastic Action Partnership (NPAP) mencatat, ada sekitar 4,8 juta ton sampah plastik per tahun di Indonesia tidak terkelola dengan baik, seperti dibakar di ruang terbuka (48%), tak dikelola layak di tempat pembuangan sampah resmi (13%) dan sisanya mencemari saluran air dan laut (9%).

Project Manager di OPPA, Duala Oktoriani mengatakan, angka ini diprediksi bertambah mengingat jumlah produksi sampah plastik di Indonesia menunjukkan tren meningkat 5% tiap tahun. Untuk itu, peningkatan peran pekerja sektor informal dalam ekosistem pengelolaan sampah nasional sangat penting.

Baca Juga:  Kobarkan Revolusi Indonesia 2021, HMI: Jokowi Harus Turun

“Untuk pengelolaan sampah plastik saja misalnya, data NPAP mengatakan sektor ini mengumpulkan lebih dari 1 juta ton sampah plastik, dengan sekitar 500.000 ton sampah plastik (atau 7% dari total sampah plastik nasional) didapatkan langsung dari daerah pemukiman dan 560.000 ton plastik dari lokasi transit dan tempat pembuangan akhir,” kata Duala di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Menurut Daulah, penyelesaian masalah plastik di Indonesia mau tidak mau harus melibatkan sektor informal. Tujuannya, untuk memaksimalkan kontribusi pekerja informal terhadap pengurangan polusi plastik.

Baca Juga:  AstraZeneca Kirim 14,7 Juta Vaksin untuk Indonesia dengan Perjanjian Bilateral

Rencana Aksi Multi-Stakeholder NPAP juga mengusulkan, untuk mengintegrasikan dan mendukung pekerja informal dalam sistem pengelolaan sampah dan daur ulang, memastikan kondisi kerja dan upah layak , lingkungan kerja yang aman dan bermartabat, serta merancang sistem pengelolaan sampah yang melibatkan sektor informal dalam kegiatan pengumpulan dan pemilahan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga