225 Tenaga Kesehatan Kabupaten Bandung Ikut Terpapar Covid-19

Salah seorang petugas Nakes RSUD Al-Ihsan sedang berjaga di Ruang Isolasi Zamzam, Sabtu (19/6). (Yully S Yulianty/Jabar Ekspres)
Salah seorang petugas Nakes RSUD Al-Ihsan sedang berjaga di Ruang Isolasi Zamzam, Sabtu (19/6). (Yully S Yulianty/Jabar Ekspres)
0 Komentar

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Kabupaten Bandung yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung hingga 19 Juni 2021, tercatat total nakes yang terpapar virus Corona meningkat menjadi sebanyak 225 orang. Sebelumnya pada 16 Juni, jumlah nakes yang positif Covid-19 berjumlah 212 orang.

“Berdasar data Dinkes, hingga saat ini jumlah nakes di Kabupaten Bandung yang positif Covid-19 naik menjadi 225 orang,” kata Dadang, Sabtu (19/6).

Baca Juga:Kolaborasi Pulihkan Ekonomi di Bidang Pertanian, ITB dan Unjani Ciptakan Alat Pengukur Suhu HidroponikCoba Masuk Lembang, Puluhan Kendaraan Luar Daerah Kena Putar Balik

Menurut Kang DS panggilan akrab Dadang Supriatna, ratusan nakes yang terdiri dari dokter dan perawat itu diketahui bekerja di sejumlah fasilitas kesehatan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung.

Rinciannya di empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya 42 orang, Soreang 32 orang, dan RSUD Cicalengka 19 orang. Nakes lainnya yang terpapar tersebar di 62 puskesmas.

“Itu pun belum semuanya terdata karena klinik atau rumah sakit swasta belum melaporkan jumlah nakesnya yang terpapar,” imbuh Dadang Supriatna.

Saat ini, ungkap Kang DS, pihaknya telah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar dapat membantu kekurangan nakes karena banyaknya nakes yang terpapar.

Kang DS mengatakan ke-225 nakes tersebut diduga tertular virus corona saat kontak langsung melayani masyarakat. Salah satu faktor yang memicu mereka terpapar virus corona adalah kondisi fisik yang kurang prima.

“Tentunya tertular dari pasien. Nakes pastinya sudah dilengkapi APD sesuai levelnya, bahkan sudah divaksin. Namun umumnya mereka kecapekan, sehingga imunnya turun jadi rentan tertular virus Corona,” ungkapnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, sebagian besar nakes positif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri dan sisanya dirawat di rumah sakit. Kang DS berharap nakes yang terpapar Covid-19 tidak terus bertambah dan mendoakan para nakes yang terpapar segera sembuh.

Baca Juga:Perencanaan Meleset, APBD Bocor Rp3,8 Triliun, Ini Saran DewanMolor Lagi, Perbaikan Jalan Selatan KBB, Padahal Sudah Groundbreaking

“Tentunya kita doakan agar mereka segera sembuh dan kita berharap para nakes yang terpapar tidak terus bertambah,” jelasnya.

Sementara itu dilokasi yang berbeda, masyarakat diminta untuk mulai memberikan kontribusi dalam mencegah penyebaran Covid 19, yaitu dengan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana, saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (20/6).

0 Komentar