oleh

Miliki Ciri Khas Kopi yang Menarik, Petani di Desa Jatiroke Sumedang Harapkan Perhatian Pemerintah

SUMEDANG – Kopi dari Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang miliki cita rasa menarik.

Alih-alih merasa pahit saat diminum, justru kopi yang telah diolah di Desa Jatiroke memiliki rasa yang dominan asam.

Salah satu petani kopi di Desa Jatiroke, Cucu Supriatna, 38 mengatakan hal itu karena jenis kopi yang ditanam berjenis Arabica.

“Yang ditanam di sini jenisnya Arabica Sigalaruntang, jadi emang pasti gak akan pait banget kerasanya,” ujar Supriatna pada Selasa (1/6).

Baca Juga:  Kobarkan Revolusi Indonesia 2021, HMI: Jokowi Harus Turun

Selain karena jenis kopi Arabica, menurut Supriatna kondisi tanah dan perawatan pohon hingga proses pengolahan juga dapat mempengaruhi hasil kopi.

“Misal kalau udah jadi ceri (matangnya buah kopi berwarna merah, red) diolahnya pake cara natural bakal beda sama cara honey (buah kopi dikupas dan dikeringkan) bakal beda hasilnya, rasanya,” kata Supriatna.

Ia juga menjelaskan dalam proses penanaman pohon kopi hingga siap panen membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Baca Juga:  Tak Berikan Celah Berkerumun, Begini Strategi PPKM Darurat Jatinangor Sumedang

“Dari awal bibit nunggu setahun dulu sampai berbunga dan tumbuh calon buah. Dari situ tahun berikutnya baru tumbuh buah,” ucap Supriatna.

Menurutnya yang membutuhkan kesabaran saat menanam pohon kopi adalah ketika sudah mulai tumbuh calon buah, karena katanya agar sampai menjadi buah perlu waktu sekira dua tahun lamanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga