oleh

241 Minimarket di KBB Belum  Berizin, Disperindag  Lebih Memilih Jalur Pendekatan, Loh Ada Apa Ini?

NGAMPRAH –  Jumlah minimarket atau Usaha Toko Modern (IUTM) yang belum mengantongi izin operasional di Kabupaten Bandung Barat mencapai  241 buah. Tapi anehnya pemerintah setempat belum bisa berbuat banyak untuk menegakan peraturan daerah (Perda). Bahkan terkesan lembek.

Berdasarkan catatan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bandung Barat secara keseluruhan ada sebanyak 301 toko modern yang saat ini sudah berdiri dan beroperasi.

Baca Juga:  Pelanggar PPKM Darurat di KBB Jalani Sidang Tipiring

Sejak 2018 hanya 40 toko modern yang miliki izin.  Kemudian  pada 2021 hanya bertambah 20 toko modern saja.

Dalam kurun waktu dua tahun itu, keberadaan toko modern ilegal seperti dibiarkan tidak berizin. Sehingga kuat dugaan menjadi celah adanya pungutan liar bagi para oknum-oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Disperindag  dan  Satpol PP KBB sebagai penegak Perda seharusnya agresif dan mampu menekan para pengusaha toko modern agar secepatnya mengurus perizinan. Bukan malah dibiarkan dengan peningkatan perolehan izin yang tidak signifikan.

Baca Juga:  Pemda KBB Tunda Pembangunan Stadion Sepak Bola PON Jabar 2022

Menananggapi masalah ini Kepala Disperindag KBB Riki Riyadi mengatakan, bahwa para pengusaha toko modern sudah banyak yang mengurus izin operasional.

Akan tetapi, Stetmen Kadis Perindag itu berbading terbalik dengan kenyataannya. Sebab,  Minimarket illegal itu seharusnya tidak boleh beroperasi selama belum mengantongi izin.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga