MAJALAYA – Keberadaan Badan Usaha Desa (BuMDes) sudah seharusnya memiliki manfaat sebagai pergerak perekonomian di tingkat desa.
Salah satunya, BumDes Niagara di Desa Wangi Sagara, Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung patut diapresiasi. Sebab, perusahaan milik desa itu berhasil memberikan kontribnusi pendapatan sebesar Rp 700 juta. Bahkan, tottal Asetnya pun Rp 30 Miliar.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sidkon Djampi menyebutkan, DPRD Provinsi Jawa Barat sangat mengapresiasi keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Baca Juga:Airlangga Hartarto Masuk Tiga Besar Menteri yang Memiliki Elektabilitas TinggiInfinix Hot 10S, Smartphone Kalangan Gaming Harga di Bawah Dua Jutaan
Menurutnya, sejak dibentuk 2002 lalu, BuMDes Niagara dianggap mustihil berkembang. Tapi pada kenyataannya, saat ini sudah menjadi perusahaan yang berkontribusi terhadap pendapatan desa.
‘’BUMDes ini sangat potensial dan mampu mengelola berbagai unit usaha mulai dari simpan pinjam, pengelolaan pasar desa dan sebagainya. Bahkan, sudah menghasilkan Rp. 30 Miliar pertahun,’’kata Sidkon dalam kunjungan kerjanya bersama jajaran komisi I DPRD Jabar, Sabtu, (22/05).
Melihat perkembangan itu, Pihaknya meminta, agar Pemerintah Pusat khususnya bidang perpajakan atau OJK agar membuat kebijakan khusus atau diskresi agar BUMDes tidak disamakan dengan wajib pajak usaha lainnya.
Dia menilai, selain berorientasi pada bisnis, BUMDes juga memiliki orientasi sosial yang dinilai tinggi untuk membantu kesejahteraan masyarakat.
“Artinya bukan untuk orang perorangan melainkan untuk kepentingan masyarakat langsung,” katanya.
Dia berharap, keberadaan BUMDes Niagara ini menjadi percontohan bagi BUMDes di seluruh Indonesia. Bahkan untuk mengembangkan BUMDes itu, pihaknya menyarankan agar BUMDes daerah lain untuk belajar ke Bumdes Niagara.
“Silahkan BUMDes yang ada di Indonesia untuk berbagi informasi. Bagaimana menjaga dan mengembangkan semangat enterpreuneurship dalam kepengurusannya dan yang terpenting adalah kejujuran dalam menjalankan pengelolaan bumdes tersebut,” tutupnya.
Baca Juga:Rencana Revitalisasi Stadion Sangkuriang Kota Cimahi Baru Masuk Tahap Lelang Cari Konsultan Proyek, Anggarannya Rp 3,9 MiliarMinta Suntikan Modal, BUMD Jabar PT. Jamkrida Ajukan Perda ke Dewan, Begini Alasan Dirutnya
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Jabar Toni Setiawan mengatakan,. BUMDes Niagara adalah BuMDes yang prestasi di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.
BUMDes ini sangat potensial secara ekonomi dalam mengelola potensi masyarakat desa. BUMDes Niagara juga mampu memberikan inovasi dalam pengelolaannya.
Karena itu, pihaknya meminta agar ada regulasi berkaitan dengan kebijakan Bumdes dan Pilkades agar sejalan dengan kepentingan masyarakat.
