oleh

Batu Karas Viral Karena jadi Lautan Manusia, Kapolda Jabar Beri Penjelasan

BANDUNG – Masyarakat mulai kembali beraktivitas seperti sedia kala setelah menghabiskan masa libur Hari Raya Idul Fitri.

Selama masa liburan itu juga, Provinsi Jawa Barat meninggalkan beberapa catatan terutama mengenai tempat pariwisata yang didatangani banyak wisatawan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri dalam Rapat Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah, Senin (17/5) di Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca Juga:  Wisata KBB Boleh Buka, Tapi Bakal Ditutup, Jika Melanggar...

Dalam keterangannya, ia menyoroti kasus membludaknya wisatawan di kawasan Batu Karas, Pangandaran yang viral karena menjadi lautan manusia.

“Kemarin yang disorot Batu Karas saya tegaskan itu bukan kawasan Pangandaran yang utamanya, itu wisatawan yang lari dari kawasan Pangandaran utamanya,” ujar Dofiri.

Ia juga mengklarifikasi bahwa tempat-tempat wisata utama sudah menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Cikole, Lembang, Ciwidey, dan Pangandaran itu yang utamanya sudah menjalanlan prokes yang sangat ketat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pengunjung Hanya Bisa Gigit Jari, Datangi Objek Wisata Lembang yang Tutup 7 Hari

Meski momen liburan sudah hampir usai, Dofiri menegaskan bahwa pengawasan tempat-tempat wisata tetap akan dijalankan.

“Tempat wisata akan tetap menajadi perhatian, karena masih ada potensi wisatawan berkunjung,” tambah Kapolda Jabar tersebut.

Pemerintah daerah juga mendapat apresiasi dari Dofiri terkait respon yang sangat baik terhadap laporan-laporan yang diberikan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga