oleh

Jelang Idul Fitri, UMKM Rengginang di Kabupaten Bandung Acapkali Kebanjiran Orderan

SOREANG – Menjelang Idul Fitri, berbagai olahan makanan mulai diburu masyarakat. Dari mulai kue kering hingga makanan ringan lainnya seperti rengginang kini mulai laris manis di pasaran.

Seorang pengrajin rengginang pada industri rumahan di Kampung Kiaraeunyeuh, Banyusari, Katapang bernama Euis Rostikawati 50, mengaku mulai kebanjiran orderan rengginang dari beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bandung.

Bukan hanya rengginang, ibu tiga anak tersebut biasa memproduksi berbagai olahan makanan seperti kue-kue basah, aneka kue kering, keripik ketan, dan berbagai penganan lain, hanya saja pada bulan Ramadan kali ini permintaan rengginang lebih tinggi dari biasanya.

Baca Juga:  Pasca Lebaran, Mulai Ada Kenaikan Jumlah Kasus Covid-19

“Kalo ibu sebenarnya nggak fokus di rengginang aja, banyak juga olahan makanan lain, tahun-tahun lalu yang banyak peminat itu keripik ketan, tapi ibu stop dulu untuk tahun ini karena cukup kewalahan dengan pesanan rengginang,” ungkap Euis saat ditemui di kediamannya, Selasa (20/4).

Euis mengatakan sebelum ramadhan pesanan rengginang paling di kisaran 10 kg per hari, namun memasuki awal ramadhan pesananya bertambah menjadi 40-50 kg per hari. Kendati demikian, ia belum bisa memenuhi permintaan tersebut karena saat ini belum memiliki karyawan.

Baca Juga:  Agro Organik Tenjolaya Harus Ditutup Hingga Izin Keluar, Begini Ungkap DLH Kab. Bandung

“Biasanya merekrut satu atau dua orang yang bantu-bantu, tapi sekarang belum, paling berdua aja sama anak saya, nanti kayaknya bakal minta bantuan kalau permintaan terus bertambah,” katanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga