oleh

Duh, Status Guru Honorer di KBB Masih Belum Jelas

NGAMPRAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diminta untuk menjelaskan tindaklanjut perekrutan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Forum Honor Daerah menyebut sampai sekarang rencana yang digaungkan oleh pemerintah pusat itu seperti tidak ditindaklanjuti secara serius. Bahkan sampai sekarang informasi teknis soal itu juga belum bisa digali sehingga membingungkan guru honorer.

“Informasi dari pusat pendaftaran seleksi PPPK akan dimulai pada Mei-Juni 2021, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari KBB-nya. Itu yang kami sampaikan ke Plt Bupati saat audiens tadi,” kata Ketua Forum Honor Daerah KBB, Mochamad Nurdin, Selasa (20/4).

Baca Juga:  Angka Prevalensi Stunting di KBB Turun Jadi 10 Persen

Pihaknya sempat mendatangi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mempertanyakan hal ini.

“Persepsi itu juga yang harus diluruskan. Jangan ada anggapan PPPK ini jadi beban anggaran daerah sehingga kesannya Pemda KBB tidak mau terbebani,” kata dia.

Kemudian yang juga jadi pertanyaan pihaknya adalah soal kategori dua (K2). Apakah seleksinya dipisah dengan umum atau disatukan, sebab kalau untuk digabung dengan fresh graduate maka K2 yang sudah mengabdi puluhan tahun bisa saja kalah bersaing.

Baca Juga:  Masih Belum Jelas, Rencana Pelaksanaan PTM di KBB

“Acuan kami tetap ke PP 49 Tahun 2018, yang dijabarkan Permenpan no 2 tahun 2019, serta Permenpan no 9 tahun 2020, bahwa eks tenaga honorer kategori (THK) II, yang jadi prioritas untuk PPPK,” sebutnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga