Tanggapi Teror Bom di Makassar, Ketum PGI: Tetap Tenang

Editor:

“Dalam semangat kelembutan seperti itulah saya mengajak umat kristen menghadapi peristiwa ini, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat kita,” tulisnya.

Sebelumnya telah terjadi aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Menurut keterangan yang dihimpun, setidaknya terdapat sembilan korban masyarakat dari peristiwa ledakan bom tersebut. 9 orang itu terdiri dari 5 petugas gereja dan 4 jemaat gereja.

“Saya mengungkapkan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan gereja katedral Makassar, terutama dengan adanya korban jiwa. Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di Nusantara,” ujar Gomar Gultom.

Menurut kepolisian, salah seorang terduga pelaku bom bunuh dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Penyelidikan sementara, pelaku berjumlah 1 orang dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu terdapat kegiatan misa di gereja, dan telah selesai berlangsung. Kemudian pelaku mengendarai sepeda motor yang dikendarainya dan berupaya masuk ke area gereja.

“Ada petugas gereja yang sempat menghalangi pelaku, setelah itu ledakan terjadi namun dalam hal ini Gerejanya tidak ada kerusakan berarti, hanya di luar, pintu gerbang dan ada beberapa kendaraan yang dekat dengan ledakan tersebut,” kata Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Merdisyam. (mg1/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.