oleh

Ridwan Kamil Sebut IPM di Jabar Meningkat

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, selama pandemi Covid-19, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jabar meningkat.

“Selama Covid-19 kami mencoba mempertahankan inovasi pembangunan. Berita baiknya IPM kami malah naik, sebelum Covid-19 72,03 pembangunan. Saat Covid-19 jadi 72,09 pembangunan,” ucap Emil di Bandung, Kamis (25/2).

“Kami juga berhasil mempertahankan sebagai provinsi ekspor tertinggi selama pandemi di 2020,” imbuhnya.

Menurut Emil, kunci penanganan Covid-19 adalah kepemimpinan dan inovasi. Untuk menangani pandemi.

Kendati begitu, Pemda Provinsi Jabar membuat aplikasi Pikobar.

Aplikasi yang telah mendapatkan penghargaan di level internasional tersebut menjadi sumber informasi masyarakat Jabar terkait penanganan Covid-19.

Mulai dari data kasus harian, pendaftaraan relawan, donasi, sampai aduan bantuan sosial (bansos), ada dalam Pikobar.

“Semua ada dalam satu big data Pikobar yang menjadi sumber kami mengambil keputusan dalam penanganan Covid-19,” tuturnya.

Pemda Provinsi Jabar pun menerapkan konsep Pentahelix dengan menggandeng lima unsur, yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media, dalam setiap proses dan kegiatan pembangunan.

Keterlibatan lima unsur tersebut dapat membuat proses pembangunan di Jabar berjalan lebih efektif dan efisien.

“Birokrasi 3.0 sifatnya dinamis artinya kami berkolaborasi Pentahelix. Jadi, barang siapa yang mencintai Jabar bisa bergabung bersama kami,” kata Kang Emil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga