oleh

Petani Desa Genteng Kabupaten Sumedang Keluhkan Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Hasil Panennya

SUMEDANG – Para petani di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang keluhkan dampak pandemi Covid-19.

Pasalnya akibat penyebaran virus Covid-19 yang hingga kini masih meningkat, perekonomian para petani di Desa Genteng mengalami penurunan.

Menurut pengakuan para petani di Desa Genteng, salah satunya Jajang Sunendar (49) mengungkapkan bahwa penurunan tersebut karena sulitnya melakukan pengiriman hasil panen karena terhalang oleh Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa titik khususnya di perbatasan kota.

Baca Juga:  KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

“Sekarang pengirimannya susah, penjagaan ketat jadi gak bisa kayak dulu kalau keluar masuk kota ngirim barang,” kata Jajang saat diwawancarai di Desa Genteng Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang pada Senin (22/2/21).

Meskipun demikian, Jajang mengatakan bahwa ia memaklumi adanya penjagaan yang menjadikan pengiriman ke luar kota cukup sulit karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Yah bapak juga ngerti, ini tujuannya baik, biar terkontrol, dan bapak juga maklumlah soalnya masih pandemi. Tapi ya gitu, dampaknya ke petani jadi menurun harga jual panennya,” ujarnya.

Baca Juga:  Legislatif Sarankan Pemkot Bangun Sistem Ducting untuk Atasi Masalah Kabel

Penurunan harga jual panen menurut Jajang disebabkan karena hasil panen yang melimpah, sementara pembeli tidak banyak dan pengiriman barang ke luar kota yang dibatasi akibat PPKM.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga