Hanya Rp10 Ribu, Bisa Nikmati Sensasi Berenang dengan Mata Air Segar Gunung Manglayang

Hanya Rp10 Ribu, Bisa Nikmati Sensasi Berenang dengan Mata Air Segar Gunung Manglayang
Kolam Renang No Kaporit di Cilengkrang. Foto: Saeful Malik, Jabar Ekspres
0 Komentar

BANDUNG – Bandung merupakan wilayah yang terkenal dengan pariwisata serta fashion. Banyak tempat yang masih belum terekspos, salah satunya adalah kolam renang dari sumber mata air pegunungan yang ada di Bandung ini.

Kolam renang ini disebut oleh warga sekitar serta pengunjung yang sering datang dengan nama Kolam Renang No Kaporit.

Kolam renang ini berlokasi di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tepatnya di kaki Gunung Manglayang.

Baca Juga:4 Kali Menang Beruntun, Chelsea Terobos 4 Besar Liga InggrisPolitikus PDIP: Jangan Campuradukan Kritik dan Ujaran Kebencian

Untuk sampai ke kolam renang ini, butuh waktu sekitar 20-30 menit perjalanan dari Kecamatan Ujungberung atau Kecamatan Cibiru.

Menurut Andi Oktaviandi (50) pengelola kolam renang tersebut, pembuatan kolam ini berawal dari keinginan menghilangkan penat di wilayah perkotaan serta ingin membuat tempat berkumpulnya keluarga. Terciptalah sebuah kolam renang dari sumber mata air dari pegunungan.

“Air dari kolam ini asalnya dari mata air pegunungan yang mengalir dari bawah pohon bambu,” tutur Andi pada Jabar Ekspres.

Pada awalnya kolam renang ini direncanakan hanya untuk keluarga. Akan tetapi, karena banyak warga yang ikut berenang, kolam ini lalu dibuka untuk umum. Kolam renang ini pun belum sempat diberi nama, namun masyarakat sekitar menyebutnya dengan kolam renang ‘No Kaporit’.

Kolam renang ini buka untuk umum sekitar 2009. Untuk menikmati sensasi berenang dengan air gunung ini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10 ribu saja.

“Seger ya? Mata juga tidak akan merah,” ujarnya kepada wartawan Jabar Ekspres yang sempat mencoba berenang di kolam tersebut.

Wisatawan yang datang kesini rata-rata merupakan mahasiswa dan masyarakat yang berlokasi di daerah Bandung Raya.

Baca Juga:Liverpool Diusir Chelsea dan West Ham dari Zona EropaDaeng Sulap Tanah Tandus menjadi Kawasan Hijau dan Kolam Renang Alami

Tidak hanya itu, kolam renang ini juga bisa menjadi tujuan rekreasi keluarga. Dengan lingkungan yang asri dan halaman di kolam renang yang cukup luas, pengunjung bisa botram (makan bersama dalam Bahasa Sunda) dengan menggelar tikar atau botram di atas meja yang tersedia pengelola. (Mg13)

0 Komentar