Jaga Ketersediaan Pasokan Darah, Kades di KBB Ajukan Pembentukan Kampung Donor

Jaga Ketersediaan Pasokan Darah, Kades di KBB Ajukan Pembentukan Kampung Donor
Ilustrasi donor darah. Luann Hunt/Unsplash.
0 Komentar

SINDANGKERTA – Berangkat dari kesulitan stok darah, Kepala Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Eli mengajukan dibentuk kampung donor di wilayahnya.

Keberadaan kampung donor diharapkan bisa mengatasi kendala kesulitan stok darah yang harus dirasakan oleh pasien yang membutuhkan donor.

“Kami ingin di desa ini berdiri kampung donor sebagai solusi ketika warga ada yang butuh darah. Kejadian sebelumnya jadi pelajaran bagi kami, ada warga yang meninggal karena kesulitan mendapatkan donor darah,” ucap Eli, Rabu (20/1).

Baca Juga:Kubu FPI Bawa Kasus Penembakan 6 Anggota Laskar ke Pengadilan Pidana InternasionalDigugat Anak Kandung, Seorang Ibu Dituntut Serahkan Mobil dan Bayar Rp200 Juta

Eli menceritakan dua minggu lalu seorang warganya yang sedang sakit harus meninggal dunia akibat kekurangan darah. Dirinya sudah berupaya mencari ke PMI dan pihak rumah sakit, tetapi darah yang dibutuhkan tidak ada.

Kondisi itu membuat pasien harus menghembuskan nafas terakhirnya akibat pasokan darah yang dibutuhkan sulit dicari. Hal tersebut menjadi pengalaman pahit bagi dirinya yang kehilangan salah seorang warganya, supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Saya sudah sering bawa pasien ke rumah sakit di Kota Bandung dan KBB, baru kemarin ada warga yang terkendala mendapatkan darah sehingga meninggal,” kata dia.

Inisiator dan Pendiri Kampung Donor, KBB, Doding Komarudin membenarkan jika pihak Desa Sindangkerta ingin mengajukan didirikan kampung donor di wilayah mereka.

Saat ini prosesnya sedang disusun dan jika tidak ada kendala pada Minggu (24/1/2021) akan didirikan kampung donor di desa tersebut.

“Sekarang sudah ada delapan kampung donor yang didirikan, yakni di Mukapayung, Batulayang, Nanggerang, Karyamukti, Pangauban, Cijambu, Tanjungwangi, dan Ciptagumati. Jika tambah di Desa Sindangkerta maka jadi ada sembilan,” sebutnya.

Dirinya meminta ketika kampung donor sudah didirikan maka harus diberikan edukasi ke masyarakat supaya menjadi pendonor dan terbiasa dengan donor darah.

Baca Juga:Gilas Napoli, Juventus Angkat TrofiLiga 1 2020 Resmi Dibatalkan, Begini Komentar Bos Madura United

“Nantinya akan ada data base masyarakat pendonor, sehingga ketika ada yang butuh darah bisa dengan cepat tertangani,” imbuhnya.

0 Komentar