oleh

Beras Impor Dijual Hanya Rp9 Ribu/Kg Saja?

JAKARTA – Keberadaan beras impor asal Vietnam di pasaran yang dijual Rp9.000 per kilogram (kg) berpotensi petani Tanah Air akan mengalami kerugian. Pasalnya, harga beras impor lebih murah ketimbang beras lokal yang dijual rata-rata Rp12.000 per kg.

Masuknya beras impor itu dipertanyakan Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Kementerian Pertanian, Kemenko Perekonomian, PT Pupuk Indonesia dan Himabara, Senin (17/1), dilansir dari fin.co.id.

Baca Juga:  Larangan Mudik Berlaku, 300 Lebih Kendaraan Telah Diperiksa di Pos Penyekatan Cileunyi

“Di pasar ada beras impor dari Vietnam. Harganya Rp9.000. Balai Karantina Kementan tahu enggak kalau ini masuk sekarang?,” tanya Dedi Mulyadi.

Dedi meminta penjelasan terkait beras impor. Apalagi, kata dia, saat ini petani tengah proses masa tanam di mana bila beras impor dibiarkan tenyu saja akan menyebabkan kerugian besar bagi petani.

“Kalau ini dibiarkan, nanti harga beras kita jatuh, apalagi pupuk sekarang harganya tinggi, bisa mati nanti petani kita ini,” kata Dedi tegas.

Baca Juga:  Awasi Ketat Pemudik Nekat, Begini Kata Ridwan Kamil

“Saya minta Kementan berpihak kepada petani dan punya sikap. Jangan sekadar tidak tahu atau (mengaku) tidak diajak koordinasi,” ujar Dedi lagi.

Menjawab pertanyaan Dedi, Dirjen Tanaman pangan Kementan, Suwandi mengakui memang ada laporan dari masyarakat terkait impor beras tersebut. Kata dia, tim Kementan juga sudah melakukan peninjauan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga