oleh

Polisi Tekan Peredaran Miras

NGAMPRAH – Ribuan botol minuman keras (miras) hasil razia jajaran Satresnarkoba Polres Cimahi selama bulan Juli hingga Desember 2020 dimusnahkan.

Secara keseluruhan, jumlah minuman keras yang dimusnahkan terdiri dari 9.271 botol miras berbagai merek, 16 jerigen tuak, dan 250 kantong plastik tuak. Semua miras itu disita dari penjual skala rumahan dan toko yang menyamarkan dagangannya dengan jamu.

“Jelang perayaan Natal dan Tahun baru kita musnahkan ribuan botol miras dari berbagai jenis dan merek. Itu hasil pengungkapan selama bulan Juli sampai Desember,” ungkap Nasrudin saat ditemui usai pemusnahan miras di Kantor Pemkab Bandung Barat, Senin (21/12).

Menjelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya bakal menggencarkan operasi razia miras. Sebab sekali pun sudah dirazia, namun pihaknya meyakini para penjual tidak serta merta akan kapok.

“Upaya ini tidak kali ini saja, tapi akan kita lakukan secara berkesinambungan. Mudah-mudahan bisa mengurangi peredaran miras, katanya.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, operasi tersebut sebagai upaya nyata menciptakan kondisi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

“Ini sebagai langkah antisipasi hal-hal negatif yang disebabkan oleh pengaruh minuman beralkohol yang beredar ilegal di tengah masyarakat,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga