Pergantian Nama Jabar Bergulir Kencang

Pergantian Nama Jabar Bergulir Kencang
GELAR DISKUSI: Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad Al Haddar saat berdiskusi dengan para tokoh soal usulan pergantian nama Jabar menjadi Tatar Sunda, Senin (12/10).
0 Komentar

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Fadel Muhammad Al Haddar mengatakan, penggantian nama Provinsi Jabar menjadi Provinsi Sunda, sebuah hal yang wajar.

Oleh karena itu, dia meminta panitia Kongres Sunda memperjuangkan penggantian nama provinsi melalui komunikasi lebih luas dengan tokoh-tokoh masyarakat Sunda.

“Dekati Presiden, cari tokoh. Minta waktu. Insya Allah bisa,” kata Fadel di Perpustakaan Ajip Rosidi Jalan Garut nomor 2, Kota Bandung, Senin (12/10).

Baca Juga:Kasus Korona Nasional Naik 5,9 PersenKejutan Oktober

Dia menjelaskan, pihaknya dulu mendirikan Provinsi Papua Barat yang sebelumnya menggunakan nama Irian Barat. Selain itu, Provinsi Gorontalo yang tidak menggunakan Sulawesi di depannya, padahal provinsi lainnya menggunakan Sulawesi, seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, atau Sulawesi Tenggara.

“MPR memiliki tugas untuk menyerap aspirasi yang berkembang masyarakat, nanti pada waktunya kami sampaikan kepada presiden,” jelasnya.

Menurutnya, hal-hal tersebut merupakan hal yang biasa, akan tetapi spirit-spirit untuk mengganti nama provinsi sudah muncul. Ia tidak mempersoalkan aspirasi tersebut, karena tujuan mereka untuk memunculkan budaya masing-masing daerah serta agar budaya daerah tidak hilang. (mg1/drx)

0 Komentar