oleh

Kampanye Calon Bupati Tasik Masih Abai pada Prokes

TASIKMALAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi pembahasan tahapan kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati di tengah pandemi Covid-19, Senin (28/9).

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM Istianah mengatakan, yang diperbolehkan dan tidak dalam tahapan kampanye calon di tengah pandemi Covid-19 ini mengacu kepada PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye.

“PKPU Nomor 4 Tahun 2017 ini dilakukan perubahan menjadi PKPU Nomor 11 tahun 2020. Perubahannya mengatur iklan kampanye di media cetak dan elektronik hanya difasilitasi oleh KPU selama 14 hari sebelum masa tenang,” ungkap Isti.

Dalam PKPU Nomor 11 ini juga, terang dia, diperbolehkan calon beriklan kampanye di media sosial dan daring selama 71 hari.

Jadi diutamakan menggunakan media daring. Kemudian ada PKPU Nomor 13 Tahun 2020 kaitan metode kampanye yang boleh dilaksanakan calon dengan pertemuan terbatas dan tatap muka saja. Dibatasi harus di dalam gedung tertutup dengan peserta 50 orang saja beserta calon, tim dan masyarakat.

Selanjutnya, kata dia, kaitan dengan kegiatan kampanye calon tidak diperbolehkan rapat umum, konser musik atau bersifat pengumpulan massa itu dilarang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga