oleh

Spanduk E-Warong Kampanye Terselubung?

CIANJUR – LSM Gabungan Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (Gagak) Kabupaten Cianjur, menduga ada upaya kampanye terselubung di spanduk agen elektronik warung gotong-royong (e-Warong) pada Program Sembako menjelang Pilkada 2020 ini. Pasalnya, seluruh agen dipasangi spanduk foto dan bertuliskan nama Plt Bupati Herman Suherman.

Padahal, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar tidak mencantumkan nama dan foto pada Bantuan Sosial (Bansos), apalagi saat ini menjelang Pilkada serentak. Seperti diketahui Pasal 71 Ayat (3) UU Pilkada berbunyi, melarang gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri, maupun di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Ketua LSM Gagak Kabupaten Cianjur, Tirta Jaya Pracusta, mengatakan, Program Sembako merupakan program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) yang sebelumnya program Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) untuk mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektifitas, serta memudahkan para keluarga penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi bahan pokok dan kandungan gizi lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga