Kemenaker menyebut angka buruh yang di-PKH dan dirumahkan terus meningkat, saat ini data jumlah pekerja pekerjaan yang dirumahkan dan di-PHK mencapai 3 juta jiwa. Bahkan Apindo memprediksi angka PHK dan pekerjaan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19 mencapai 5-6 juta jiwa.
”Data by name by adress ada 1,7 juta. Sedangkan 1,3 juta lagi masih dalam proses, karena mereka melaporkan kena PHK tapi belum diketahui perusahaannya, dan data dirinya. Jadi total data yang sudah tervalidasi atau pun yang belum, ada sekitar 3 juta,” pungkasnya. (mg6/rus)
