Jakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menggandeng 8 startup sektor pangan sebagai upaya mendorong digitalisasi UMKM sehingga lebih banyak yang terhubung ke ekosistem digital.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam keterangannya, Kamis, mengatakan saat ini jumlah pelaku UMKM yang sudah masuk dalam jaringan daring baru sebanyak 8 juta atau setara 13 persen dari total UMKM di Indonesia.
“Dari 8 juta pelaku UMKM tersebut hanya sebagian kecil yang bergerak di sektor pangan. Dan jumlah pelaku usaha di sektor pangan yang sudah terhubung ke dalam ekosistem digital, juga masih sangat rendah,” katanya.
Baca Juga:Habib Rizieq Berharap Presiden Jokowi Mundur Secara TerhormatAkun Twitter Tokoh Dunia: Obama, Bill Gates, Elon Musk Hingga Kim Kardashian Diretas
Sementara itu Food and Agricuture Organization (FAO) sebelumnya memperkirakan bahwa dunia termasuk Indonesia akan mengalami krisis pangan dalam beberapa tahun ke depan.
Merespons hal itu, Teten menjalin kerja sama dengan para startup digital untuk membantu pelaku UMKM di sektor pangan agar bisa lebih produktif.
Hal itu diperlukan agar ancaman krisis pangan yang sewaktu-waktu bisa melanda bisa diminimalisir dampaknya atau dapat dicegah.
Teten menggandeng delapan startup digital yang bergerak di sektor pangan untuk membantu pelaku UMKM terhubung ke ekosistem digital.
Sebanyak 8 startup yang diajak bekerja sama di antaranya Tanihub, Ternaknesia, Aruna, Hara, Alami, Modal Rakyat, Sayur Box, dan Ekosis. Diharapkan dengan cara ini bisa mempercepat sistem dan rantai pasok pelaku UMKM nasional yang memiliki usaha di sektor pertanian, perkebunan atau perikanan.
“Dengan aplikasi digitalnya akan menjadi agregator dari produk petani yang berlahan sempit dan nelayan kecil. Mereka akan agregasi semua itu sehingga bisa masuk dalam skala bisnis dan mereka bangun rantai perdagangan yang lebih baik,” ujar Teten.
Teten menjelaskan dalam diskusi tersebut akan disusun timeline kegiatan yang terintegrasi untuk digitalisasi UMKM, pelatihan SDM KUMKM, teknologi pembiayaan dan digital marketing.
Baca Juga:Transfer Memanas, Madrid Bersih Bersih Pemain: Incar Kyllian Mbappe dan N’golo KanteKendaraan Taktis Militer Karya Anak Bangsa “Maung”
Ia menambahkan kegiatan ini akan fokus pada sektor produksi, seperti ketahanan pangan (pertanian, perikanan, peternakan) akan didorong untuk bermitra dengan platform, seperti tanihub, ekosis, sayurbox, aruna dan hara. Untuk fintech akan didorong untuk bermitra dengan platform seperti modal rakyat, Alami dan platform sejenis lainnya.
