Kepala SMAN 4 Cimahi: Petik Hikmah Pandemi dengan Berbagi

Kepala SMAN 4 Cimahi: Petik Hikmah Pandemi dengan Berbagi
Kepala SMAN 4 Cimahi, A T Takdir Pancaroba
0 Komentar

BANDUNG – Sebuah musibah akan menjadi kenikmatan jika kita berhasil menyikapinya dengan rasa syukur, sabar, dan tawakal serta mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Kutipan Aa Gym tersebut tampaknya dipahami betul oleh Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Cimahi, A T Takdir Pancaroba.

Takdir telah memetik hikmah di tengah pandemi Covid-19 ini, yakni menggalakkan rasa empati dan saling membantu antarsesama. Sebagai kepala sekolah, ia ingin mengajarkan hikmah tersebut kepada seluruh siswanya. Salah satunya, melalui aksi menghias pagar dengan sembako.

Dirinya mengajak siswa yang baru lulus untuk memberikan bantuan berupa sembako dan bahan makanan bagi masyarakat di sekitar sekolah. Caranya, dengan menaruh plastik berisikan bantuan yang digantung di depan pagar sekolah. Kegiatan tersebut telah belangsung selama tiga hari, sejak Senin (11/5/) hingga Rabu (13/5).

Baca Juga:Perketat Aturan, Pemain Dilarang Tekel Saat LatihanRUPS Masa Depan Kompetisi

“Boleh jadi, musibah (pandemi Covid-19, red) ini telah membawa hikmah bagi kita untuk saling berbagi,” ucapnya saat ditemui di sekolah, Jalan Kihapit Barat No. 323, Leuwigajah, Kota Cimahi, dilansir dari disdik.jabarprov.go.id.

Aksi tersebut, menurutnya, merupakan cara sekolah untuk mengasah pendidikan karakter siswa, khususnya karakter empati, solidaritas, dan peduli antarsesama. Hal ini penting guna menjalani hari di masa pandemi seperti saat ini.

“Ini bukan hanya sebatas retorika, tapi aksi nyata yang akan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap, aksi ini bisa menjadi model bagi sekolah ataupun institusi yang lain. Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang mampu untuk membantu masyarakat lain yang masih kekurangan. “Sesuatu yang kita anggap kurang berarti, bisa menjadi penting dan sangat berarti bagi orang lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Takdir pun menggantungkan harapan khusus bagi para siswanya. “Anak-anak semoga menjadi orang saleh dan salehah, sukses, dan menjadi orang kaya yang mempunyai empati agar negara ini tidak terpuruk karena kemiskinan dan kelaparan,” harapnya. (dsdsjbr/tur)

0 Komentar