Pengendara Motor Terseret Arus Sungai Ciputri, Mayat Korban Ditemukan Hanyut 200 Meter

Pengendara Motor Terseret Arus Sungai Ciputri, Mayat Korban Ditemukan Hanyut 200 Meter
0 Komentar

CIMAHI – Luapan Sungai Ciputri di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi memakan pada Selasa (21/4) pagi memakan korban.

Kali ini seorang pengendara motor bernama Iwan Alamsyah, 35, warga Kota Bandung hanyut saat melintasi ruas Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, yang diterjang banjir dengan arus cukup deras.

Korban yang merupakan seorang security, terbawa hanyut saat memaksa melintas di ruas jalan tersebut. Menggunakan motor bebek, ia tiba-tiba terjatuh ke aliran Sungai Ciputri.

Baca Juga:Penerapan PSBB di Kota Bandung Ada 19 Titik Pemeriksaan yang Terbagi Lima ZonaRawan Konflik, Pemkot Bandung Kembali Revisi Data Penerima Bantuan

Dia yang saat itu mengenakan jas hujan di atas motornya tak kuat menahan laju air hingga akhirnya terjerembab ke aliran sungai.

Motornya tertahan di sela-sela tembok dua bangunan, sementara korban terus terbawa hanyut menjauh dari sisi jalan.

Saat ditemukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi sekitar 200 meter dari titik awal, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa lalu dievakuasi oleh petugas.

“Betul ada seorang pengendara yang terbawa hanyut saat banjir di Jalan Mahar Martanegara, korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Cimahi, Kompol Saidina B. Mahdun, saat ditemui di lokasi kejadian.

Kronologisnya, kata Saidina, saat itu korban melintas di ruas Jalan Mahar Martanegara.

Korban memaksa menerobos aliran banjir yang arusnya cukup deras dan mengambil posisi paling pinggir mendekati sisi aliran sungai.

“Jadi korban memaksa lewat, mungkin merasa banjirnya bisa dilalui. Korban ini mau berangkat kerja. Dia ditemukan 200 meter dari titik awal,” terangnya.

Baca Juga:Keisha Bocah 9 Tahun Rela Berikan Celengan untuk Sumbang APBKratom Bahan Jenis Morfin Berhasil Digagalkan

Menurut Yahya, warga setempat, saat korban melintas air memang sangat deras ditambah hujan mengguyur sejak subuh. Kondisi banjir tersebut memang berulang kali terjadi.

“Iya banjirnya memang deras, saat itu engga ada yang lewat kecuali mobil. Mobil juga engga memaksakan karena takut mogok. Nah motornya ini memaksa lewat, jadi terbawa arus,” bebernya. (mg4/yan).

0 Komentar